Transparan  News
24 Agustus 2019

Kepala BPN Nurhadi Putra, Kabupaten Bekasi Tugas Sangat Berat

Saut Manullang

TransparanNews, KABUPATEN BEKASI – Nurhadi Putra A.Ptnh, MMi gantikan jabatan Kepala Kantor Agraria dan Tata Ruang Badan Pertanahan Negara (ATR/BPN ) Kabupaten Bekasi yang sebelumnya dijabat oleh Deny Santo, ST, Msc.

Serah terima jabatan kepala kantor pertanahan dilaksanakan di Hotel Prime Bizz, jalan Raya Cikarang – Cibarusah No.18, Pasirsari, Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kepala Kantor Wilayah BPN Jawa Barat Yusuf Purnama mengatakan keberhasilan Kepala Kantor BPN Kabupaten Bekasi (Deni Santo) selama menjabat sudah melakukan banyak perubahan, baik dalam bentuk fisik kantor maupun pelayanan terhadap masyarakat.

“Alhamdululah sudah banyak keberhasilan yang dilakukan beliau (Deni Santo), salah satunya sudah berhasil membunuh mafia tanah , membuat layanan satu pintu informasi tata ruang dan yang terakhir meresmikan loket baru dari loket yang semula seperti pasar (8 loket), menjadi teratur dengan dibangunnya 19 loket,” katanya.

Sementara itu Kepala Kantor BPN Kabupaten Bekasi yang baru, Nurhadi Putra menyampaikan bahwa beban kerja BPN di Kabupaten Bekasi akan  jauh lebih berat dibanding BPN Kabupaten Bandung Barat yang sebelumnya ia jabat.

“Ini merupakan kepercayaan yang sangat berat yang diberikan Kakanwil kepada kami, mudah-mudahan dengan dukungan semua pihak, kami diberikan kemudahan sehingga bisa melaksanakan tugas dengan baik dan bisa mengemban amanah ini sesuai dengan harapan Negara, Pemerintah Daerah, tentunya harapan masyarakat Kabupaten Bekasi,” ucapnya.

Oleh karenanya dirinya berharap akan kerjasama yang baik semua pejabat di kantor BPN sehingga semua yang telah atau akan direncanakan kedepan dapat berjalan dengan sebaik-baiknya. “Ini tugas bersama-sama, kita butuh kebersamaan untuk bekerja bersama-sama,” harapnya.

Kaitan tugas kenegaraan, Nurhadi mengatakan bahwa di Kabupaten Bekasi sendiri banyak yang harus diselesaikan, salah satunya pengadaan tanah untuk proyek strategis nasional dan Pendaftaran Tanah Sistematik Lengkap (PTSL) yang jauh berbeda ditempat sebelumnya.

“Selama di Bandung Barat saya akui disini lebih tinggi untuk tugas-tugas kenegaraan kaitan PTSL. Sewaktu menjabat di BPN Bandung Barat, belum ada. Pengadaan tanah untuk proyek strategis nasional seperti jalan tol, kereta cepat, LRT semuanya merupakan kegiatan yang harus diselesaikan,” pungkasnya.(Saut)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *