Transparan  News
7 Desember 2017

Kabid Dikdas Pendidikan Terindikasi Tidak Sejalan dengan Sejumlah Kepsek.

Saut Manullang

TransparanNews, BEKASI – Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dinas Pendidikan Kota Bekasi sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) terindikasi tidak sejalan dengan sejumlah Kepala Sekolah (Kepsek) sebagai Pejabat Pelaksana Teknis Kerja (PPTK) dalam hal pengelolaan kegiatan yang bersumber dari Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOSDA).

Selain itu, Dinas Pendidikan Kota Bekasi juga kekurangan Sumber Daya Manusia (SDM) dalam hal pengelolaan pembuatan Dokumen kegiatan. Hal itu terbukti, bahwa sejumlah Dokumen kegiatan BOSDA dilimpahkan ke Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) lain, yakni pada staf Unit Pengadaan Lelang (ULP) Bagian Pengadaan Barang Jasa Pemerintahan Kota Bekasi.

Ironinya, dalam penetapan harga satuan untuk satu jenis kegiatan yang sama juga tidak ada keseragaman, karena pada saat perencanaan Rencana Anggaran Belanja (RAB) tidak melalui analisa harga pasar, tapi berdasarkan naluri semata. Salah satunya contoh kegiatan untuk pengadaan AC merk yang sama, dimana antara Sekolah yang satu dengan sekolah yang lain ada perbedaan harga signifikan.

Hal ini disampaikan oleh beberapa kontraktor kepada transparannews.com. Salah satunya, SH mengatakan, bahwa Kabid Dikdas tidak memiliki Tim SDM untuk mengelola kegiatan Dana Bosda khususnya dalam pembuatan dokumen.

“Kabid sebagai PPK tidak memiliki Tim SDM untuk pengelolaan Dana BOSDA khususnya dalam hal pembuatan Dokumen kegiatan. Terpaksa kita minta dibantu dari ULP Bagian Pengadaan Barang Jasa Pemkot Bekasi,“ ungkap SH, baru-baru ini.

Sementra, BT mengatakan, bahwa pengelolaan Dana BOSDA untuk sejumlah kegiatan baik fisik maupun pengadaan barang tidak direncanakan dengan baik, sehingga dalam penetapan harga satuan untuk satu bidang kegiatan ada perbedaan harga yang signifikan.

“Perencanaan kegiatan tidak direncanakan dengan baik, sehingga terjadi perbedaan harga pada satu kegiatan yang sama. Kabid juga dalam penentuan rekanan tebang pilih, ada yang diberikan langsung kepada kontraktor dan banyak juga yang diberikan melalui teman-teman Media dan LSM,“ ujarnya. (Anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *