Transparan  News
5 Agustus 2018

Kota dan Kabupaten Bekasi Masih Banyak Warga Miskin Belum Dapat Program PKH

Saut Manullang

TransparanNews, BEKASI – Masih adanya warga miskin di Kota dan Kabupaten yang belum terdaftar menjadi KPM (Keluarga Penerima Manfaat) pada program keluarga harapan (PKH) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Program Bantuan Pangan Non tunai  merupakan bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya dengan nilai 110ribu/bulan melalui mekanisme akun Elektronik yang digunakan hanya untuk membeli pangan seperti beras, telor dan minyak goreng yang diambil di e-Warung PKH pedagang bahan pangan yang bekerja sama dengan pihak bank terkait.

“Program tersebut belum tepat sasaran karena masih banyak warga miskin di Kota Kabupaten  Bekasi yang belum terdata sebagai KPM.”ujar aktifis muda Wahyu Octavianus Sabtu (4/8/2018).

Anggi mencontohkan,  salah satu warga bernama Sarkem (57) yang tingal di Desa Jumbleng blok Jangga RT 04, hingga kini belum menerima program tersebut.

“Saya ga dapet bu anggi, program beras yang 7 kg sama telor ga dapet, beras yang 25 kg juga ga dapet.”paparnya menirukan ucapan Sarkem yang kondisinya secara ekonomi tergolong susah dan juga  janda tua.

Masyarakat yang lain nya, kata Anggi, juga mengeluhkan, ada yang jompo tapi tidak mendapatkan program tersebut.

“Saya rasa Dinsos Kota Bekasi perlu mengkaji ulang untuk masyarakat yang mendapatkan program bantuan pangan ini, jangan sampai banyak yang membutuhkan tapi malah tidak mendapatkan program bantuan tersebut, dan menurut saya untuk pembagian nya harus sesuai dengan mekanisme pedoman umum program BPNT Tersebut.”pungkasnya(Saut)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *