Transparan  News
29 November 2017

Lift RSUD Eror,15 Menit Pasien Panik & Histeris

Saut Manullang

TransparanNews, KOTA BEKASI – Pengunjung dan pasien Rumah Sakit Umum Daerah( RSUD ) Kota Bekasi panik tertahan dalam lift,Gedung B RSUD Kota Bekasi yang baru selesai dikerjakan kontraktor beberapa bulan telah terjadi system error dan membuat orang teriak dari dalam lift, Selasa(28/11) sekitar jam 9.00 Wib.

Rumah sakit plat merah milik pemerintah Kota Bekasi menjadi bahan cibiran para pengunjung yang datang pagi hari,tak pelak lagi bahwa standart  kenyamanan lift gedung B RSUD belum layak untuk dioperasikan, ujar salah satu pengunjung yang tak mau disebutkan namanya.

Melihat kejadian itu pihak rumah sakit  tersebut langsung memanggil kru perbaikan ( maintenance), Ironisnya kru yang datang tidak memahami bidang yang dikerjakan dan tampak terlihat gugup dan lupa membawa kunci Lift manual, padahal orang orang didalam lift masih terkurung dan histeris selama terkurung dalam lift.

Kurang lebih 15 menit lift macet total, belum bisa diatasi maintenance,akhirnya pihak pengelola gedung dapat membuka lift dengan manual. Sangat disayangkan tak satupun pejabat RSUD tidak bisa dikonfirmasi Media untuk diminta keterangan errornya lift yang biasa digunakan pengunjung,akibatnya banyak pengunjung ngomel dengan macetnya gedung B RSUD Kota Bekasi.

” Kok baru selesai di bangun gedung B RSUD,lift nya sudah macet??. kinerja dan pengawasan Dinas Perumahan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) Pemkot Bekasi sewaktu dikerjakan diduga ada kongkalikong dengan pihak ke 3,kata seorang perempuan paruh baya yang tidak mau disebut namanya,”tutupnya.

Dirut RSUD Dr.Pusporini ketika dikonfirmasi diruang kerjanya ternyata sedang tidak berada ditempat,berdasarkan keterangan staff yang bertugas mengatakan Dirut sedang mengikuti acara di Jalan Mayor Oking tak jauh dari RSUD Kota Bekasi.

Kabid Sarpras RSUD Kota Bekasi Sulis juga tak mau dikonfirmasi pihak media,  langsung berlalu seraya meninggalkan wartawan seolah alergi terhadap kuli tinta. 

Pusporini orang nomor satu Management yang bertanggung jawab penuh terhadap operasional RSUD Kota Bekasi senada dengan bawahan sangat tertutup dani tidak bersedia diwawancarai hingga berita ini diturunkan.

Puluhan miliar dana APBD Kota Bekasi guna pembangunan Gedung B RSUD Kota Bekasi tidak mengantungi setifikat laik fungsi (SLF) standart kelaikan gedung dalam pengoperasian yang diserahkan oleh pihak ketiga kepada Disperkimtan lalu diserahkan kepada Dirut RSUD kala itu dijabat dr Titi Masrifahati.

Anggaran sangat fantastis bernilai puluhan milliar atas persetujuan Banggar DPRD Kota Bekasi tersebut,dan sudah diresmikan Walikota,namun menyisakan tanya publik atas sistem pengoperasian dan kenyamanan lift yang tidak bisa dipertanggung Disperkimtan Pemkot Bekasi.

Dugaan kuat pembangunan Gedung B RSUD asal asalan dan tidak sesuai spek teknis RAB dilakukan oleh pihak kontraktor,rentan dengan kong kalikong dengan penyedia proyek?.

Sampai berita ini diturunkan pihak RSUD Kota Bekasi masih tetap bungkam seribu bahasa,meski pejabat pemerintah dituntut transparansi kepada media.Namun berbeda dengan pejabat Pemerintah Kota Bekasi yang biasa mempublish berita kegiatan atau pencitraan.***Tim.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *