Transparan  News
6 Desember 2017

Tahap I Jembatan Pebayuran Dengklok Sedang Berjalan

Martinus Nababan

TransparanNews,CIKARANG–Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi menampik kabar yang menyebutkan jika proyek pembangunan Jembatan Rengasdengklok yang menghubungkan Kabupaten Bekasi dengan Karawang melalui Kecamatan Pebayuran melalui APBD 2017 gagal lelang.

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Henri Lincon mengatakan saat ini pembangunan Jembatan Rengasdengklok tengah berproses dan masih dilakukan pembangunan tahap pertama.

“Sekarang masih tahap pertama, tahap pertama itu di sisi bantarannya. Nanti, selanjutnya kita tunggu tahap kedua baru di direct ke tengah dan nanti tinggal disambung dari sisi Karawang,” ucap Henri, Rabu (06/12).

Untuk pembangunan tahap pertama, sambungnya, Pemerintah Daerah Kabupaten Bekasi telah menggelontorkan anggaran sekitar Rp. 20 miliar dari APBD Kabupaten Bekasi Tahun 2017.

“Jembatan Pebayuran tidak gagal lelang, yang di Pasir Bakti juga sama lagi berjalan. Kalau yang gagal leleng itu cuma fly over Tegal Gede dan mudahan-mudahan itu bisa diselesaikan tahun depan,” jelas Henri.

Sebelumnya, Bupati Karawang, Cellica Nurrachdiana berharap Pemerintah Kabupaten Bekasi dapat mempercepat pembangunan Jembatan Rengasdengklok yang menghubungkan Kabupaten Bekasi – Karawang.

“Karena jembatan itu kan bermanfaat untuk dua masyarakat Kabupaten yang besar yakni Kabupaten Karawang dan Bekasi jadi kita beraharap itu bisa segera selesai pembangunannya,” kata Cellica

Nurrachdiana saat ditemui usai menghadiri pemberian Izin Pemanfaatan Lahan Negara oleh Presiden Joko Widodo di Kecamatan Muaragembong beberapa waktu lalu.

Cellica mengatakan pembangunan Jembatan Rengasdengklok tersebut menggunakan dana kerjasama diantara kedua pemerintah daerah, yakni Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang.

“Sistemnya sharing, sharing anggaran. Pemda Karawang sharing dan Bupati Neneng (Pemda Kabupaten Bekasi –red) juga sharing. Jadi harapannya karena kita bertetangga pembangunanya bisa terealisasi dengan baik,” tuturnya.

Ia pun mengaku bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan proses pembangunan sisi jembatan yang berada di wilayahnya.

“Kita sedang proses ya sehingga nantinya kebutuhan warga kami dengan warga Bekasi ini bisa terintegrasi dengan baik,” kata Cellica.

Seperti diketahui, di Kabupaten Bekasi pembangunan Jembatan Rengasdengklok yang menghubungkan Kabupaten Bekasi dengan Karawang melalui Kecamatan Pebayuran itu gagal lelang di Tahun 2017 ini. Akibatnya, pembangunan dengan pagu anggaran senilai Rp37 miliar itu hingga kini tak kunjung dilakukan oleh Pemkab Bekasi. (Nab) 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *