Transparan  News
4 April 2018

Tempati Selama 12 Tahun Rumah Mewah Istri Pertama, Mantan Ketua Kadin Kota Bekasi Digugat.

Saut Manullang

TransparanNews, BEKASI – Pengusaha Joko Adhi Wibowo (55) digugat secara perdata oleh Rahmi Emilia (55) yang merupakan mantan istri pertamanya. Menurut Kuasa Hukum Rahmi, Muhammad Rum.SH, selama 12 tahun Joko Wibowo yang pernah menjabat sebagai Ketua Kadin (Kamar Dagang dan Industri) Kota Bekasi itu menguasai lahan rumah mewah seluas 400 m2 di jalan Kemakmuran nomor 85, kelurahan Margajaya, kecamatan Bekasi Selatan.

“Kami menggugat Joko Adhi Wibowo yang telah menguasai lahan rumah milik klien kami yang bernama Rahmi Emilia. Dan kini sertifikat lahan tersebut masih atas nama klien kami itu sudah diblokir oleh BPN (Badan Pertanahan Nasional) kota Bekasi atas permintaan klieb kami sebagai pemilik sah bangunan rumah itu.”ungkap Muhammad Rum pada media. Rabu (4/3/2018).

Rum menceritakan, Rumah yang kini ditempati Joko dan Istrnya itu awalnya pada tahun 1994 dibeli Rahmi sebesar Rp41 juta yang dikuatkan dengan Akte Jual Beli dari notaris. Dan uang pembelian lahan itu dari ibu kandung Rahmi.

“Sejak saat itu tergugat (Joko) yang saat itu masih berstatus suami penggugat (Rahmi) seringkali menggadaikan sertifikat rumah itu kepada pihak perorangan maupun pihak perbankan dengan tujuan untuk modal usaha.”ujarnya.

Ditambahkan dia, Joko Adhi Wibowo dan Rahmi menikah pada tanggal 7 Juli 1986 dan berpisah pada 19 November 1998 di Pengadilan Agama Bekasi. Setelah itu Joko menikah lagi di Bandung dengan Evi Noviana.

“Dipernikahan itu Joko telah memalsukan identitas nama aslinya menjadi M.Joko Adi Widodo.SE dengan status Jejaka sesuai dengan kutipan Akta Nikah nomer 673/20/V/2001 tertanggal 21 Mei 2001. Ini kami nilai pernikahan cacat hukum (tidak sah) melanggar pasal 226 ayat 1 dan KUH Pidana.”terang Rum.

Pihak Rahmi menilai mantan suaminya itu tidak memiliki itikad baik mengembalikan rumah dan sertifikatnya.

“Dan hari ini, Rabu (4/3/2018) dilakukan mediasi di Pengadilan Negeri Bekasi. Namun pihak Joko tetap bersikukuh untuk tetap bertarung di sidang daripada bermusyawarah. Ya sudah lah kita hadapi saja di sidang nanti.”tandasnya.

Sementara itu, Joko Adhi Wibowo saat dihubungi untuk konfirmasi melalui ponselnya tidak merespon.(Chris)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *