Transparan  News

Bekasi

Polemik SMPN 1, Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi Usir Wartawan Saat Ingin Mengikuti Rapat

TransparanNews, BEKASI – Terkait Polemik Outing Class SMPN 1 Kota Bekasi yang diduga berkedok bisnis untuk kelas VIII yang dilakukan pihak sekolah tersebut pada bulan Oktober 2019. Komisi IV kembali memanggil Orang Tua Siswa dan Komite Sekolah, Pihak Trevel serta Inspektorat Kota Bekasi, Rapat berlangsung secara tertutup tanpa diperbolehkan Wartawan masuk. Wartawan yang hendak ingin

Wakil Ketua Fraksi Golkar Persatuan H.Solihin Buka Suara Terkait Pemberitaan Dibeberapa Media

TransparanNews, BEKASI – Klarifikasi H.Solihin Anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar Persatuan, Terkait pemberitaan Program Layanan Kesehatan Masyarakat (LKM) di beberapa media Lokal maupun Nasional. Seperti yang terlansir di beberapa Media bahwa, “Jaminan Kesehatan Masyarakat (LKM) Kota Bekasi yang direncanakan menjadi pengganti Kartu Sehat berbasis NIK( KS – NIK) masih menunggu hasil keputusan Mahkmah Konstitusi

Terkait Program LKM, Partai Pemerintah Tidak Seirama Dengan Pemerintah Kota Bekasi

TransparanNews, BEKASI – Kembali menimbulkan polemik dikalangan masyarakat Kota Bekasi terkait ucapan yang diucapkan oleh salah satu anggota DPRD Kota Bekasi Fraksi Golkar Persatuan. Ucapan tersebut tidak sesuai dengan yang diucapkan oleh Pemerintah Kota Bekasi bahwa program LKM diberlakukan pertanggal 01 Januari 2020. Jaminan Kesehatan Masyarakat (LKM) Kota Bekasi yang direncanakan menjadi pengganti Kartu Sehat

Kisah Pilu Sri Wahyuni, Warga Kota Bekasi Yang Tidak Dapat Perhatian Pemerintah

TransparanNews, BEKASI – Salah satu warga KP.Pangkalan Bumbu RT.005/001, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan yang tidak mendapatkan perhatian oleh Pemerintah Kota Bekasi. Sri Wahyuni yang kini berusia 62 Tahun harus menjalani kehidupan yang sangat prihatin, Pasalnya dia hidup bersama satu orang anak yang belum memiliki perkejaan. Sehari-hari ‘Ipin’ anak dari Sri Wahyuni ini bekerja serabutan

Polemik SMPN 1 Kota Bekasi, Dewan Pendidikan Akan Panggil Seluruh Unsur Terkait

TransparanNews, BEKASI – Terkait polemik acara outing class di SMPN 1 Kota Bekasi, Ketua Dewan Pendidikan (DP) Kota Bekasi akan memanggil seluruh pihak yang terkait persoalan, guna mendapatkan informasi yang lengkap terkait Permasalahan yang saat ini menjadi sorotan publik. “Kami paham Dewan Pendidikan punya kewenangan terbatas. Namun untuk kebaikan dan kondusifitaa kami harus hadir untuk

Sekcam Bekasi Selatan Lantik 5 Rukun Warga Se-Margajaya

TransparanNews, BEKASI – Lima Rukun Warga Kelurahan Margajaya Resmi dilantik sebelum MUSRENBANG tingkat Kelurahan berlangsung. Acara yang berlangsung dihadiri langsung oleh Sekertaris Kecamatan Bekasi Selatan, Lurah Margajaya ‘Etty Kurnaeny’, Karang Taruna Margajaya serta unsur Forkopimda Bekasi Selatan. Sekertaris Camat Bekasi Selatan ‘Yeyen Aprianti’ resmi melantik 5 Rukun Warga (RW) di Aula Kelurahan Margajaya, 5 Diantaranya

Oknum Pengurus Organda Dilapor Polisi

TransparanNews, KOTA BEKASI – Dua orang korban dan Pengacara ARW dan Rekan melaporkan Oknum Pengurus Organda Kota Bekasi ke Polres Metro Bekasi Kota Kamis(16/01/2020) pukul 14.30 Wib dengan Laporan Polisi/Pengaduan, LP. III / K / I / 2020 Restro Bekasi Kota tanggal 16 Januari 2020. ” Diduga Oknum AJ menjanjikan dapat memperkerjakan di Pemerintahan Kota

Apartemen Taman Sari Urban Sky Miliki Ijin Separuh ?

TransparanNews, BEKASI – Pembangunan Apartement Taman Sari Urban Sky yang terletak di Jalan Cikunir Raya No.2 diduga belum kantungi izin keseluruhan atau diduga hanya miliki ijin separuh dari ijin keseluruhan. Hal itu terungkap berdasarkan Info yang bergulir dan dikuatkan dengan surat resmi Kementerian PUPR RI Jakarta tertanggal 22 Oktober 2019 yang beredar santer dikalangan Lembaga

Marhaban ngaku Khilaf Atas Cuitannya di Grup Whatsapp

TransparanNews, KOTA BEKASI – Polemik pernyataan H. Marhaban Sigalingging yang dinilai melecehkan PDI Perjuangan di sebuah grup whatsapp berakhir dengan perdamaian setelah H. Marhaban resmi meminta maaf. Sekedar diketahui dalam cuitanya di grup WA tersebut, pria yang juga menjabat sebagai Ketua ICMI Orda Kota Bekasi mengusulkan nama PDI Perjuangan diganti menjadi PDI Penyuapan. Cuitan Marhaban