Transparan  News

Nasional

Lebih Dari 20 Kepala Negara Sahabat Telah Menyampaikan Ucapan Selamat Kepada Joko Widodo

TransparanNews, JAKARTA – Merujuk data hitung cepat sejumlah lembaga survei, Presiden Joko Widodo akan kembali memimpin Republik ini untuk lima tahun ke depan. DIa yang berpasangan dengan KH Maruf Amin meraih suara 54,5 persen dalam pemilu presiden, mengungguli suara Prabowo – Sandiaga Uno. Lebih dari 20 kepala negara sahabat telah menyampaikan ucapan selamat, diantaranya Perdana Menteri

SBY Menginstruksikan Pengurus Partai dan Kadernya Tidak Bertentangan Dengan Konstitusi

TransparanNews, JAKARTA – Ketua Umum Partai Demokrat (PD) Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menginstruksikan seluruh pengurus partai dan kadernya tidak terlibat segala kegiatan yang bertentangan dengan konstitusi. Instruksi itu disampaikan SBY melalui surat yang ditujukan kepada Sekjen PD Hinca Pandjaitan, Ketua Dewan Pembina PD EE Mangindaan, Ketua Dewan Kehormatan PD Amir Syamsuddin, dan Waketum PD Syarief Hasan.

Prasetio : Banyak Pendukung Prabowo-Sandi Tidak Menerima Quick Count

TransparanNews, JAKARTA – Ketua Tim Kampanye Daerah (TKD) DKI Jokowi-Ma’ruf, Prasetio Edi Marsudi mengingatkan calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto maupun pendukungnya akan hasil quick count atau hitung cepat saat Pilkada DKI 2017. Ini mengingat banyak pendukung Prabowo-Sandi yang menolak mengakui perhitungan cepat sejumlah lembaga terhadap Pilpres 2019. “Quick count yang ada sekarang, yang kredibel,

21 Kepala Negara Menghubungi Jokowi Via Telepon Memberikan Ucapan Selamat

TransparanNews, JAKARTA – Sehari setelah pencoblosan, calon presiden petahana Joko Widodo (Jokowi) mendapat banyak telepon dari kepala negara asing. Mereka mengucapkan selamat kepada Jokowi. Jokowi mengatakan sudah ada 21 kepala negara yang menghubunginya via telepon. Semua memberikan ucapan selamat kepada dirinya yang menurut berbagai lembaga survei menang atas rivalnya Prabowo Subianto. “Baru saja tadi PM Singapura

25 April, KPU Akan Memulai Rekapitulasi Secara Nasional

TransparanNews, JAKARTA – Pasca pemungutan suara Pemilu 2019 kemarin, surat suara mulai dikirimkan ke tingkat kecamatan dan dilakukan rekapitulasi tingkat kecamatan. Nantinya, per 25 April, KPU akan memulai rekapitulasi secara nasional sampai 22 Mei di kantor mereka. “Sesuai tahapan kita, kalau untuk rekapitulasi nasional itu jadwalnya mulai 25 April sampai tanggal 22 Mei. Kita sudah pastikan

Tito Menyoroti Tiga Masalah Yang Terjadi Selama Kegiatan Pencoblosan

TransparanNews, JAKARTA – Kapolri Jenderal Tito Karnavian memastikan proses pencoblosan Pemilu 2019 berjalan lancar. Namun, Tito menyoroti tiga masalah yang terjadi selama kegiatan pencoblosan. Tiga masalah itu adalah kasus penusukan Ketua KPPS di Kabupaten Musi Rawas,Sumatera Selatan. Menurut Tito, penusukan itu dipicu oleh rebutan kunci kotak suara. “Tiga masalah itu antara lain, peristiwa penganiayaan terhadap seorang

Polri Memastikan Informasi Yang Beredar Di Medsos Akan Ada Situasi Mirip 1998 Adalah Hoax

TransparanNews, JAKARTA – Polri memastikan informasi yang beredar di media sosial dan Whatsapp Group tentang akan ada situasi mirip 1998 di beberapa wilayah seperti Jawa Barat, DKI Jakarta dan Solo adalah hoax. Polri mengaku tim dari Direktorat Siber Bareskrim sedang memprofilkan dan mengidentifikasi akun-akun yang berupaya menyebarkan konten yang dinilai provokatif dan agitatif pasca pencoblosan Pemilu

Hasil Quick Count, Partai Baru Gagal Duduk di DPR-RI

TransparanNews, JAKARTA – Partai-partai baru di Pemilu 2019 telah berkampanye menggebu-gebu supaya berhasil masuk ke parlemen. Namun hingga saat ini, hasil hitung cepat (quick count) belum menunjukkan bahwa kampanye mereka bisa mengantar sampai kursi DPR. Hal itu dilihat dari hasil hitung cepat (quick count) sejumlah lembaga survei seusai pemungutan suara Pemilu 2019 untuk Pileg 2019. Awak

Hasil “Quick Count” Lembaga Survey, Jokowi-Ma’ruf Ungguli Parabowo-Sandi

TransparanNews, JAKARTA – Proses quick count atau hitung cepat Pilpres 2019 telah dimulai. Berdasarkan keputusan Mahkamah Konstitusi (MK), hasil quick count dapat diumumkan mulai pukul 15.00 WIB. Untuk sementara hasil quick count dari beberapa Lembaga Survey, Pasangan 01 Jokowi – Ma’ruf ungguli Pasangan 02 Prabowo – Sandi. Salah satunya Indo Barometer pada pukul 15.00 WIB, total

“Money Politics” Dapat Dipidana 4 Tahun Hukuman Penjara dan Denda Rp.48 Juta

TransparanNews, JAKARTA – Kandidat Pemilu yang kedapatan melakulan politik uang atau money politics dapat dipidana maksimal 4 tahun hukuman penjara dan denda sebesar Rp.48 Juta. Ketua Tim Sentra Gakkumdu Bawaslu DKI Jakarta Puadi mengatakan, larangan melakukan politik uang diatur dalam Pasal 523 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilihan Umum. “Peserta, tim kampanye, melakukan pemberian uang