Transparan  News
3 Juli 2020

Dalam Dupliknya Tergugat Akui Sebagian Hak Milik Penggugat

soepianto

TransparanNews, GUNUNGSITOLI –
CZ tergugat dalam perkara Nomor: 23/Pdt.G/2020/PN Gst; dengan gugatan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) dalam dupliknya mengakui sebagian tanah milik penggugat yang dijadikan jalan dan dibangun secara permanen tepat didepan rumah penggugat adalah benar milik penggugat.

Sudirman Telaumbanua sebagai Penggugat kepada wartawan saat ditemui dirumahnya di Gang Maufa Desa Onozitoli Sifaoroasi Kota Gunungsitoli, Kamis (2/7) mengatakan, setelah Kuasa Hukum tergugat, Itamari Lase, SH.MH menyerahkan duplik atau jawaban terhadap gugatannya kepada Majelis Hakim Pengadilan Negeri Gunungsitoli pada tanggal 1 Juli kemarin, disalah satu poin jawaban
tergugat mengatakan Jalan yang dibangun tergugat tidak seluruhnya milik penggugat.

Kata Sudirman, perkara tersebut berawal dari perampasan hak milik berupa tanah seluas lebih kurang 20 meter persegi secara paksa dengan cara tergugat mendirikan jalan setinggi kurang lebih 3 meter tepat didepan rumah penggugat tanpa izin dan tanpa persetujuan penggugat. Sehingga atas perbuatan tergugat tersebut, penggugat kehilangan akses jalan masuk atau jalan keluar rumah dan mengakibatkan rumahnya selalu kebanjiran sewaktu hujan.

Sebelumnya kata Sudirman, tergugat bersedia memberikan ganti rugi akan tanahnya yang dirampas, tetapi tergugat tidak bersedia membangun rumah penggugat yang sudah tidak ada jalan masuk dan keluar akibat jalan tersebut.

Lanjutnya, karena perkara ini telah diserahkan sepenuhnya kepada hakim, kiranya dapat memberikan amar putusan yang seadil-adilnya. “Saya pasrahkan sepenuhnya kepada ketua majelis hakim, karena saya yakin bahwa hakim sebagai wakil Tuhan didunia lebih bijak dan pasti mengetahui yang benar dan yang salah dan tidak akan membenarkan yang salah dan yang salah dibenarkan,” kata Sudirman pasrah.

Sudirman berharap majelis hakim memberikan putusan yang benar sehingga dirinya dan keluarga bisa mendapatkan akses jalan masuk atau keluar rumah dan terhindar dari ancaman akan “robohnya” tembok yang berdiri didepan rumahnya. (HT/W-1)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *