Transparan  News
14 Januari 2020

Dua Kelompok Massa Saling Berhadapan di Balaikota DKI Jakarta

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Sekitar jam 13.45 siang tadi (13/1) sekelompok massa yang menamakan dirinya Jakarta Bergerak mendatangi Balai Kota DKI Jakarta sambil menyanyikan lagu Maju Tak Gentar. Polisi yang sebelumnya sudah bersiap di lokasi langsung memagar betis massa Jakarta Bergerak yang umumnya berpakain hitam dari massa Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) – mayoritas memakai baju koko putih – yang sebelumnya juga telah datang.

Massa Bang Japar, terlihat berada di area dalam Balai Kota sedangkan Massa Jakarta Bergerak – sekitar seratusan orang – berada di area luar Balai Kota. Massa aksi Jakarta Bergerak terlihat melakukan orasi di depan Balai Kota.

Kedatangan massa Jakarta Bergerak adalah untuk mengkritisi kinerja Gubernur Anies yang menurut mereka jeblok.

Koordinator Aksi, Sisca Rumondor mengatakan, pihaknya datang ke Balai Kota DKI Jakarta untuk menyampaikan aspirasi mereka terkait ketidakbecusan Anies Baswedan dalam memimpin Jakarta dalam dua tahun ini.

“Bukan hanya musibah banjir, namun selama dua tahun menjabat di Jakarta, kami melihat apa yang dikerjakan tidak membawa kesejahteraan kepada warganya, terlebih dengan musibah banjir kemarin,” kata dia.

Ia mengatakan, saat musibah banjir yang terjadi awal tahun lalu, pihaknya menyayangkan pencegahan dan penanggulangan bencana yang dilakukan oleh Pemerintah.

“Kami ini terkumpul dari berbagai elemen, dari hanya ajakan sederhana di media sosial. Ajakan tersambut oleh teman-teman yang ingin ke balaikota. Kalau ada aksi yang lain, itu adalah kebebasan berpendapat dilindungi UU,” ucap dia.

Lebih jauh, terkait dengan kinerja Anies selama dua tahun ini, ia mengklaim banyak janji Anies yang tidak terealisasi dan hanya menjual retorika kata-kata.

“Kalau mau dikupas, banyak sekali. Kami bukan mau merinci. Misalnya pelebaran trotoar, ada yang ukuran sekian, malah menggangu pihak yang lain. Mengakibatkan kemacetan. Terus trek sepeda di Jakarta, hari gini kan jarang yang naik sepeda, akhirnya yang rugi motor,” ujar dia.

“Ada 250 orang lebih yang hadir. Kami ormas Bang Japar hadir di Balaikota untuk menjaga dan mengawal Anies Baswedan,” kata Koordinator Lapangan Bang Japar, Musa Marasabessy.

Ia menyebut, belakangan ini beredar luas undangan yang mengajak untuk menurunkan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI karena dinilai Anies tidak bisa mengurusi banjir yang melanda wilayah Jakarta.

“Mereka lupa sebelum Anies menjabat, banjir sudah melanda Jakarta ini berapa puluh tahun yang lalu,” ucap dia.

Ia mengatakan pihaknya akan memberi dukungan dengan mengawal Anies Baswedan dan Balai Kota dari massa kontra Anies yang akan melakukan aksi.

“Sebagai koordinator, kami akan berusaha untuk menjaga kondusivitas,” pungkasnya.

Tak lama kemudian polisi – untuk menghindari hal yang tidak diinginkan karena suasana makin memanas – menggiring kelompok Jakarta Bergerak ke arah patung Arjuna Wiwaha, sering disebut patung kuda. (makmur)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *