Transparan  News
7 November 2018

IFC Tempuh Jalur Pra Peradilan Terkait Kasus Suap 4,2 Miliar, 5 Anggota DPRD Bekasi Terancam Penjara

Anto Baho

TransparanNews, BEKASI – Sejarah kelam Kota Bekasi tertulis pada tahun 2010, dimana Wali Kota nya (pada saat itu Mochtar Mohammad) harus masuk bui atas kasus korupsi dan melibatkan sejumlah Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, antara lain Lilik Haryoso (PDIP), H Tumai (PDIP), Muhammad Said (PPP), Choirumon J Putro (PKS) dan Sutriyono (PKS) saat ini duduk di DPR-RI.

Berdasarkan amar putusan bahwa Mochtar Mohammad secara bersama-sama terbukti dan meyakinkan melakukan tindak pidana. Namun, ke lima anggota dewan terhormat penerima suap sebagai konpensasi dari wali kota sampai saat ini tidak tersentuh hukum.

Atas dasar itu, Ketua Indonesia Figth Corupption (IFC), Intan Sari Geni menempuh jalur hukum melalui pra peradilan yang didaftarkannya di Pengadilan Jakarta Selatan dan di terima.

“Tidak adil kalau hanya pemberi yang menjalani hukuman. Sementara penerima tidak tersentuh hukum”, ujar Intan kepada media, Rabu, (7/11).

Katanya, selain berdasarkan putusan pengadilan keterlibatan ke lima anggota dewan tersebut dikuatkan oleh rekontruksi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Villa 200, Kelurahan Margajaya Kota Bekasi.

“Jalur pra peradilan ini tidak ada kaitannnya dengan politik, ini murni demi penegakan hukum dan keadilan”, ungkap Intan. (Anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *