Transparan  News
8 Oktober 2019

Kejaksaan Negeri Bekasi Musnahkan Barang Bukti Yang Berkekuatan Hukum

Saut Manullang

TransparanNews, KOTA BEKASI – Kejaksaan Negeri Bekasi musnahkan ratusan barang bukti yang sudah mempunyai kekuatan hukum tetap di Jalan Veteran No 1, Kelurahan Margajaya, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat, Selasa (8/10/2019).

Adapun barang bukti yang dimusnahkan mulai dari narkotika, obat-obatan, senjata api rakitan, senjata tajam, handphone dan barang jenis lainnya.

Barang bukti tersebut dimusnahkan narkotika dengan cara dibakar, dan senjata api dan tajam dimusnahkan dengan cara dipotong.

“Barang bukti yang kami musnahkan dari 275 perkara yang sudah mempunyai kekuatan tetap dari awal tahun ini hingga saat ini,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri Bekasi, Sukarman kepada TransparanNews.

Adapun barang bukti narkotika dari 262 perkara yang dimusnahkan diantaranya, ganja sebanyak 64 perkara, berat 9.808,8616 gram.

Sementara Sabu sebanyak 198 perkara, berat 232.2685 gram, Ekstasi sebanyak 3 Perkara, 247 butir dan tembakau sintetis sebanyak 5 perkara, berat 0.7441 gram.

“Semua tersangka sudah divonis dan sedang menjalani hukuman,” paparnya.

Sedang untuk rekapirulasi obat-obatan, ada sebanyak 11 perkara yang ditangani diantaranya, kasus penyalahgunaan obat tramadol sebanyak 11 perkara dengan barang bukti 9.499 butir.

Hexymer dengan 11 perkara dengan barang bukti sebanyak 12,883 butir dan obat – obat ilegal seperti trihexyphenidyl dengan jumlah 6 perkara dan obat yang dimusnahkan sebanyak 1.130 butir.

Selain itu, kata dia, Kejari Bekasi memusnahkan senjata api rakitan 2 pucuk dan senjata tajam dari 44 perkara dengan barang bukti 53 senjata tajam berbagai macam dan ukuran.

Kemudian, petugas juga memusnahkan berupa handpone yang digunakan untuk aksi kejahatan maupun lainya dengan cara dibakar.

Sukarman menjelaskan, pemusnahan barang bukti dari beberapa perkara yang sudah dilaporkan oleh Seksi Pengelolah Barang Bukti Dan Barang Rampasan.

“Ini hanya sebagian sebagian saja yang dimusnahkan karena sudah berkekuatan hukum, dan sebagian masih belum dimusnahkan karena masih berperkara sebagai barang bukti,” jelas Kajari Sukarman menutup.(Saut)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *