Transparan  News
4 Mei 2018

Kelulusan Anak SMA di Pati Diwarnai dengan Tawuran

Anto Baho

TransparanNews, PATI – Kericuhan terjadi di saat perayaan hari kelulusan di sejumlah wilayah di Kabupaten Pati.

Setidaknya, ada 3 titik kericuhan ditangani polisi. Ketiganya melibatkan oknum berseragam siswa. Sejumlah korban luka dilarikan ke rumah sakit.
Di Kecamatan Gabus, tawuran terjadi antar pelajar yang merayakan kelulusan.

Dalam insiden tersebut, satu orang pelajar, Ahmad Fathoni (20) warga Desa Sumbersari Kecamatan Kayen, harus dilarikan ke RS setempat karena mengalami luka cukup parah.
Korban mengalami luka bekas bacokan pada kepala dan jari tangan kiri, hingga tak sadarkan diri.

Kapolsek Gabus, AKP Sutoto, saat dikonfirmasi menjelaskan belum diketahui secara pasti sekolah mana yang terlibat dalam tawuran tersebut. Sebab, saat didatangi, para pelajar yang terlibat tawuran langsung membubarkan diri.

Setelah Petugas dari Polsek Gabus sampai di TKP para pelajar yang tawuran bubar, akan tetapi sudah ada 1 orang korban luka bacok, selanjutnya korban dirawat di RSUD Kayen dan dirujuk ke RSUD Suwondo Pati,” kata Sutoto, Kamis (3/5/18).

Pesta Kelulusan SMA di Pati Berujung TawuranSejumlah orang melempari gedung SMA PGRI Pati.

Sementara di wilayah Kecamatan Kota Pati, sejumlah pelajar dengan berseragam SMA, mendatangi dan melempari gedung sekolah SMA PGRI Pati menggunakan batu. Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, pihak kepolisian masih mendalami kasus tersebut.

Tidak ada korban, dan kami masih melakukan penyelidikan. Sebab, saat kita merapat ke TKP, para pelajar langsung bubar. Yang jelas TKP di SMA PGRI,” jelas Kapolsek Pati kota, Iptu Pujiati.

Sedangkan di Kecamatan Batangan, anggota Polsek Batangan mengamankan sejumlah pelajar yang kedapatan konvoi disertai aksi corat-coret baju. Pada kesempatan itu pula, petugas juga mengamankan sejumlah botol miras dari para pelajar.
(anwar)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *