Transparan  News
15 Mei 2019

Korban Pengeroyokan Empat Kali Melapor, Polisi Biarkan Pelaku Gentayangan

Anto Baho

TransparanNews, MEDAN – Nasib sial menimpa Gelbok Simbolon, empat kali melaporkan terduga pegeroyokan terhadap dirinya, sebanyak itu juga diabaikan Polisi. Dan yang paling miris, pada kejadian ke empat dengan bercucuran darah melaporkan para pelaku yang sama tapi Polisi juga tidak bertindak.

Dituturkan Gelbok Simbolon, kejadian yang dialami korban, awal mula kejadian, bahwa para pelaku diduga kuat  (bandar) pengedar Narkoba dan sudah pernah digrebek oleh pihak BNN, dan menemukan bong (alat hisap sabu) namun tidak tau kenapa pelaku tidak ditangkap. Nah, setelah kejadian tersebut, para pelaku merasa terusik dan menganggap korban (Gelbok Simbolon) adalah kibus.

Setelah itu terjadi beberapa rentetan kejadian dengan para pelaku yang sama,.

1. Pada tanggal 4 Januari 2019, sekitar pukul 18:00 Wib.

Para pelaku melempar rumah korban dan mengancam akan menghabisi Gelbok Simbolon, dengan membawa tombak dan melempari korban dan rumahnya dengan batu, atas kejadian ini korban (Gelbok Simbolon) sudah membuat laporan polisi ke Polsek Delitua, sesuai dengan Laporan Polisi No. sttpl.lp/16/I/2019,. _(Namun Tidak ada tanggapan);_

2. Pengancaman tanggal 4 Januari 2019.

Pelaku di ancam akan di habisi dan kemudian korban melaporkan ke Kepolisian sesuai dengan laporan polisi No.Sttlp/09/I/2019/Spkt/sekta delta, tanggal 5 januari 2019.

Setelah itu, korban diajak mau berdamai oleh Kepling dan Babinsa, dan pada saat membuat konsep perdamaian, rumah korban dilempari lagi dengan batu, karena pada saat itu masyarakat masih ramai dan menangkap pelaku dan menyerahkan ke Kepolisian Sektor Delitua, namun kemudian Polsek Delitua melepaskan pelaku.

3. Provokasi dan mengancam serta melempari rumah korban tanggal 21 Maret 2019.

Setelah pelaku di lepaskan oleh pihak kepolisian, pelaku beserta kawan-kawanya melakukan pelemparan lagi ke rumah korban, oleh sekelompok orang, pada tanggal 21 Maret 2019, pukul 00:25 Wib, Rendy Sembiring memprovokasi dan membawa preman atau orang tidak dikenal, dan melempari rumah Gelbok Simbolon dan istri korban mengalami luka akibat kejadian tersebut akibat terkena lemparan batu. Sebagaimana hal ini dilaporkan di Kepolisian Resor Kota Besar Medan No.Sttlp 635/III/2019/Restabes medan, tanggal 21 .aret 2019,. _(Penyidik Polrestabes Medan, mengarahkan korban supaya menunggu hasil dari Polsek Delitua, karena kejadian sudah berulang-ulang, pelaku dan korban adalah orang yang sama dan sudah ada laporan pengaduan ke polsek deli tua)._

4. Penyerangan dengan melempari rumah, pada hari Jumat tanggal 10 Mei 2019.

Setelah itu, kembali lagi kejadian berulang pada hari jumat tanggal 10 Mei 2019, sekitar pukul 07:00 pagi, para pelaku melakukan penyerangan kerumah korban dengan melempari rumah dan mengenai dada, kaki kiri dan tangan kanan, mobil korban, mengalami kerusakan terkena lemparan batu, Sebagaimana dilaporkan di Kepolisian Daerah Sumatera Utara sesuai Laporan Polisi No.Sttpl 676/V/Sumut/spkt III, tanggal 10 mei 2019.

5. Penganiayaan secara bersama-sama, pada hari Selasa 14 mei 2019.

Kejadian kembali terjadi Penganiayaan secara bersama-sama, pada hari Selasa 14 mei 2019, sekitar pukul 18:00 Wib, pada saat kejadian korban sedang berada di depan rumahnya, secara tiba-tiba para pelaku mengejar ke halaman rumah dengan membawa kelewang, pahat, cangkol, balok bekas gagang cangkol dan melakukan pengeroyokan terhadap korban dan korban mengalami luka di kepala akibat benda benda tajam, badan kena benda tumpul (di balok gagang cangkol), dan kaki, Sebagimana hal ini sudah dilaporkan ke Polsek Delitua sesuai dengan laporan polisi No.Sttpl 621/V/2019 spkt/sekta delta, tanggal 14 mei 2019, namun pihak Kepolisian Polsek Delitua, tidak mau melakukan penangkapan terhadap para pelaku.

“Ada apa dengan Kepolisian Sektor Delitua, bahwa saya korban sudah melaporkan kejadian ini sebanyak 4 kali laporan polisi, namun pihak kepolisian tidak berani melakukan penangkapan terhadap para pelaku, padahal keadaan saya sudah bercucuran darah datang ke Polsek Delitua. (Lidoiwanto S)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *