Transparan  News
3 Juli 2020

Merekam Payudara Pelanggan Via CCTV, Pegawai Starbuck Ditangkap Polisi

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Polres Metro Jakarta Utara meningkatkan status DD (22), eks pegawai Starbuck di kasus mengintip payudara pelanggan via CCTV. D saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres Metro Ja
Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto menjelaskan, dari hasil penyelidikan, pihaknya menduga ada sebuah tindak pidana yang terjadi terkait kejadian mengintip payudara tersebut.
Penyidik kemudian melakukan gelar perkara sehingga meningkatkan perkara tersebut ke tingkat penyidikan.

“Dan pada saat kami melakukan proses penyidikan, kemudian kami menduga bahwa ada tersangka yang harus bertanggung jawab terhadap viralnya video tersebut yakni ini tersangka DD umur 22 tahun,” kata Kombes Budhi Herdi Susianto dalam jumpa pers di Polres Jakut, Jalan Yos Sudarso, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Jumat (3/7/3030).

Budhi mengatakan, DD adalah orang yang merekam, kemudian menyebarkan video tersebut ke media sosial. Video itu akhirnya diketahui khalayak umum.

“DD ini berperan yang membuat, kemudian yang meng-upload ke dalam media sosialnya dia yang kemudian viral, yang sebagaimana kita ketahui,” tuturnya.

Atas perbuatannya itu, DD dijerat dengan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik. DD terancam hukuman maksimal 6 tahun penjara atas perbuatan asusila tersebut.

“Atas kejadian tersebut maka tersangka DD kita jerat dengan pasal 45 ayat 1 juncto pasal 27 ayat 1 Undang-Undang Nomor 19 tahun 2016 tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun penjara,” ujarnya.

Senior General Manager Corporate PR and Communications PT Sari Coffee Indonesia Andrea Siahaan mengatakan pihaknya telah menindaklanjuti kejadian tersebut. PT Sari Coffee Indonesia memastikan kasus ini tidak akan terulang. Andreas juga menegaskan karyawan tersebut telah dipecat.
“Perilaku tersebut tidak dapat kami toleransi dan individu yang bersangkutan sudah tidak bekerja lagi bersama PT Sari Coffee Indonesia,” tegas Andrea.

Video yang viral itu merupakan unggahan Instagram Story seorang pria. Bersama rekannya, dia memantau kamera CCTV di Starbucks dan meminta kamera di-zoom menyorot bagian payudara seorang pelanggan perempuan. Di video itu, terdengar pula mereka tertawa.
Video tersebut telah menimbulkan reaksi netizen. Netizen, terutama kaum perempuan, merasa khawatir dan geram terhadap perilaku pelaku.

Maka tersangka kita jerat dengan pasal 45 ayat 1 junto pasal 27 ayat 1 undang-undang No 19 tahun 2016. tentang perbuatannya atas undang-undang No.1 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik dengan ancaman hukuman 6 tahun.”tegas Budhi. (awr)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *