Transparan  News
10 September 2019

Pengeroyokan Terhadap Kakak Beradik Hingga Tewas, Diancam Hukuman 12 Tahun Penjara

Saut Manullang

TransparanNews, KOTA BEKASI – Polres Metro (Polrestro) Bekasi Kota terus mengusut tuntas kasus pengeroyokan yang terjadi pada Minggu (8/9/2019) di Gang Pahlawan IV Rt 06/01 Kelurahan Aren Jaya, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi. Kasus pengeroyokan ini mengakibatkan dua korban meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit.

Pihak kepolisian telah menahan empat orang tersangka, yakni R alias Anto, AM, HS alias Bedul, dan DP  l  dalam waktu dekat ini dapat tertangkap,” ujar Waka Polrestro Bekasi Kota AKBP Eka Mulyana saat memberikan keterangan Pers, Senin (9/9/2019).

Kejadian ini berawal saat kegiatan puncak peringatan Hari Kemerdekaan di lingkungan Aren Jaya. “Namun setelah selesai kegiatan masih ada beberapa orang yang sedang nongkrong di TKP, kemudian saksi JS dari dalam kontrakan mendengar suara keributan, dan melihat R alias Anto bersama kawan-kawannya yang sebelumnya nongkrong di TKP sedang melakukan pengeroyokan terhadap kedua orang bernama AS dan WPS,” jelas Eka.

Selanjutnya JS keluar dari rumah kontrakan dengan dibantu warga sekitar untuk melerai kejadian tersebut. Namun JS ikut terkena sasaran amukan para pelaku karena pelaku menduga JS ikut membela korban.

“JS mundur karena yang melakukan pengeroyokan menggunakan kayu, batu, botol kaca, dan melihat dua orang yang menjadi korban sudah dalam keadaan lemah, dan korban AS mengalami luka pada bagian kepala, mengalami robek dan wajah memar akibat kekerasan benda tumpul. Begitu juga korban WPS yang mengalami luka di bagian kepala robek, gigi depan copot dan bagian muka memar akibat kekerasan benda tumpul,” imbuh Eka.

Tak lama berselang, beberapa petugas gabungan dari Kepolisian Polres Metro Bekasi Kota datang ke TKP untuk melerai dan membawa korban ke rumah sakit. “Namun dalam perjalanan dua korban meninggal dunia. Selanjutnya petugas melaksanakan olah TKP dan berhasil menangkap para pelaku dan terhadap tersangka yang masih DPO masih dilakukan penyidikan lebih lanjut,” tegas Eka.

Barang bukti, polisi menyita beberapa barang yang diduga digunakan pelaku untuk mengeroyok korban, seperti kayu balok panjang sekitar 80 centimeter, patahan kayu balok panjang 60 centimeter, potongan batu hebel warna putih, pecahan batu kali, dan pecahan pot bunga.

Para pelaku diduga telah melakukan tindak pidana dimuka umum secara bersama-sama melakukan tindak kekerasan terhadap orang yang mengakibatkan meninggalnya orang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 170 ayat (3) KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 tahun penjara.(Chris)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *