Transparan  News
22 Juli 2019

Polisi Menangkap Komplotan Spesialis Pembobol Mobil di Sejumlah Pusat Perbelanjaan

Saut Manullang

TransparanNews, JAKARTA – Polsek Kelapa Gading berhasil mengungkap dan menangkap empat pelaku yang merupakan komplotan spesialis pembobol mobil di sejumlah pusat perbelanjaan di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Timur pada Rabu (17/7/2019).

Kapolsek Kelapa Gading, Kompol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy mengatakan, keempat orang pelaku merupakan residivis dan sering mendapatkan “hadiah timah panas” dari polisi akibat tindakan pencurian yang dilakukannya.

Para pelaku dikatakannya sering beraksi disejumlah pusat perbelanjaan di ibu kota. Beberapa yang terdeteksi dari laporan polisi yakni di Mal Cipinang, Mal Arion, dan Mal Kelapa Gading jakarta utara.

“M. Sidik sebagai kapten eksekutor menggunakan kunci T. Dia ini residivis bisa dilihat dari kakinya yang sering mendapatkan ‘hadiah (peluru)’ dari kepolisian. Dalam beraksi para pelaku bergonta-ganti plat nomor untuk menghindari kecurigaan petugas,” ujar Jerrold Senin (22/7/2019) siang kepada awak media.

Ia menyebutkan para pelaku sering beraksi di parkiran pusat perbelanjaan karena dirasa lebih leluasa dan bisa menyamar sebagai pengunjung meski ada security maupun kamera pengawas.

“Saat beroperasi di Mal Cipinang kita meringkus para pelaku, ada dua orang yang melawan petugas sehingga kita berikan tindakan tegas. Pelaku Syarifudin dan Hendra bertugas mengawasi sedangkan Empek masih DPO karena sempat ditinggalkan saat beraksi,” tutur Jerrold.

Barang bukti yang diamankan dari pelaku yakni barang-barang hasil curian dari mobil korban seperti organ, laptop, sejumput plat motor, dan kendaraan minibus Avanza B-1550-COS dan para pelaku dikenai pasal 363 KUHP dengan ancaman 7 tahun.

“Pada kasus lainnya, kami juga mengamankan HTI, MYS, MFS, AO, dan F (DPO) komplotan remaja yang melakukan pencurian dengan menggunakan clurit kepada seorang pemuda yang sedang berada di Jalan Perintis Kemerdekaan pada 17 Juli dari hasil rekaman kamera pengawas. Para pelaku dijerat Pasal 365 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara,” tegas Kompol Jerrold Hendra Yosef Kumontoy. (awr)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *