Transparan  News
4 Januari 2019

Polres INHU Akan Tindak Pelaku Pembakaran Hutan dan Lahan

Anto Baho

TransparanNews.com, INHU – Kapolres Indragiri Hulu AKBP Dasmin Ginting,S.IK mengatakan kepada Wartawan melalui PS. paur Humas Polres Inhu Aipda Misran bahwa Polisi akan menindak tegas baik orang maupun korporasi yang masih mencoba-coba melakukan pembakaran hutan Dan Lahan.

Misran juga menerangkan bahwa pihak Polres Inhu Saat ini terus Giat melaksanakan Patroli kedaerah Rawan Terjadinya Kebakaran Hutan Dan lahan dan terus melakukan penyuluhan baik melalui para Bhabibkamtibmas maupun Satbinmas Polres Inhu

Penyuluhan tersebut meliputi tentang sanksi kepada masyrakat maupun korporasi yg masih berani melakukan pembakaran Lahan Dan hutan,Berikut sanksinya

Ancaman pidana bagi pelaku pembakaran Hutan Dan lahan antara lain Undang Undang Nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, Pasal 50 ayat (3) huruf d, Setiap orang dilarang membakar hutan

Dengan Pidana, Pasal 78 ayat (3) Barang siapa dengan sengaja melanggar ketentuan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 50 ayat (3) huruf d, diancam dengan pidana penjara *paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp.5.000.000.000,00 (lima milyar rupiah)

B. Undang-undang nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan :

Pasal 56
(1) Setiap Pelaku Usaha Perkebunan dilarang membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara membakar.

Pasal 108
Setiap Pelaku Usaha Perkebunan yang membuka dan/atau mengolah lahan dengan cara membakar
sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56 ayat (1) dipidana dengan *pidana penjara lama 10 (sepuluh) tahun dan
denda paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)

‍C. Undang-undang nomor 32 tahun 2009 tentang perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Pasal 69 (1) Setiap orang dilarang:
Huruf h. melakukan pembukaan lahan dengan cara
membakar

Pasal 108 “Setiap orang yang melakukan pembakaran
lahan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 69 ayat (1) huruf h, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 3 (tiga) tahun dan paling lama 10 (sepuluh) tahun dan denda paling sedikit Rp3.000.000.000,00 (tiga miliar rupiah) dan paling banyak Rp10.000.000.000,00 (sepuluh miliar rupiah)”.

“Silahkan pilih yang mana jika masih mau membakar hutan dan lahan”, tandasnya.

Reporter. Aferian/Humas Polres Inhu

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *