Transparan  News
5 Desember 2019

Polres Metro Jakarta Utara Melakukan Rekonstruksi Kasus Tawuran Antar Geng Motor

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Polres Metro Jakarta Utara melakukan proses rekonstruksi kasus tawuran antar geng motor VDM (Pademangan) dan SK (Sunter Kangkungan) Kamis (5/12/2019) di Jalan Sunter Jaya I, Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Aksi sadis dari kelompok geng motor yang kebanyakan merupakan remaja dan bahkan ada yang masih di bawah umur itu menjadi tontonan warga dan pengguna jalan.

“Tega amat ya itu, masih kecil-kecil belum 17 tahun kok bisa tega bunuh orang pakai ceurit. Apa gak kasihan dia sama orang tuanya yang sudah susah-susah membesarkan dan membiayai sekolah dan kebutuhannya,” ujar Yulianti (39) warga Sunter Jaya yang menonton dari seberang sungai bersama warga lainnya.

Pihak kepolisian sempat menghalau pengemudi kendaraan bermotor yang memperlambat ataupun menghentikan laju kendaraannya agar tidak memperparah kemacetan lalu lintas di Jalan Danau Sunter Selatan.

Usai proses rekonstruksi, Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Budhi Herdi Susianto menjelaskan pihaknya melakukan 21 adegan rekonstruksi terkait kasus tawuran antar genk motor yang memakan satu korban jiwa tersebut.

“Kami melakukan rekonstruksi untuk mencocokkan keterangan dari tersangka dan para saksi mata. Dari 21 adegan, pada adegan ke 16 terjadi pembacokan menggunakan sajam oleh pelaku hingga menembus ke paru-paru korban hingga kedalaman 10 cm,” kata Budhi.

Budhi mengungkapkan ada pola provokasi ataupun perintah dalam kasus tawuran genk motor di Sunter tersebut. Yakni dua pelaku yang masih di bawah umur justru diarahkan oleh rekannya yang sudah berusia dewasa untuk melakukan pembacokan terhadap korban. (awr)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *