Transparan  News
20 Januari 2020

Polres Pelabuhan Tanjung Priuk Bongkar Peredaran Miras Oploson

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Priok membongkar praktek peredaran minuman keras (miras) oplosan yang dikemas dalam botol merek ternama.

Tiga orang tersangka, masing-masing berinisial JN (22), MAP (29), dan DC (57), diamankan dalam kasus tersebut.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan, miras oplosan ini dimasukkan ke dalam botol bermerek miras impor ternama.

“Oplosan kali ini, dia coba untuk membuat oplosan bermerek. Dia coba mengelabui dengan memasukkan di botol bermerek,” kata Yusri di Mapolres Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (20/1/2020).

Pengungkapan kasus ini berawal ketika polisi menangkap JN yang akan melakukan transaksi miras oplosan di Jalan Raya Ancol, Tanjung Priok, Jakarta Utara, pada Selasa (14/1/2020) lalu.
JN ditangkap dengan barang bukti enam botol miras oplosan dalam botol merek Cointreau.

Dari penangkapan itu, polisi kemudian menangkap dua tersangka lainnya. MAP ditangkap di Kampung Muara Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara, sementara DC ditangkap di wilayah Bekasi.

“Kita berhasil amankan tiga orang tersangka dengan peran masing-masing. Ada pemodalnya, kemudian ada pengoplos, juga ada yang edarkan botol-botol,” kata Yusri.

Dalam praktiknya, JN bertindak sebagai pengedar miras oplosan ini. JN mendapatkan miras oplosan dalam botol bermerek dari MAP.

MAP sendiri adalah pengoplos yang membuat miras oplosan ini di rumahnya di Kampung Bahari.
Botol-botol miras bermerek dan ilmu tentang peracikan minuman diperoleh MAP dari DC.

DC menyuplai botol-botol bekas tersebut untuk dipakai MAP membuat minuman oplosan.
Selain botol bekas bermerek miras impor, DC juga menyediakan kardus maupun kotak penyimpan botolnya.

Polisi menjerat ketiganya dengan pasal primer 204 ayat 1 KUHP, pasal 386 KUHP, pasal 62 ayat 1 KUHP juncto pasal 8 UU RI nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen, serta pasal 142 juncto pasal 91 ayat 1 UU RI nomor 18 tahun 2012 tentang pangan.

Polisi juga menyita ribuan botol bekas miras ternama yang beberapa di antaranya berlabel Martell, Chivas Regal, Red Label, Black Label, dan Gold Label. (awr)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *