Transparan  News
17 Mei 2019

Polsek Bekasi Utara Amankan Pelajar Bawa Parang dan Clurit

Saut Manullang

TransparanNews, KOTA BEKASI – Polsek Bekasi Utara yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Bekasi Utara Kompol Dedi Nurhadi,S.Kom dan didampingi oleh Kanit Reskrim Bekasi Utara Iptu Bahrudin,SH dan Kasubbag Humas Kompol Erna Ruswiningsihm kegiatan press release Jumat(17/05/2019)

” Sebanyak 13 (tiga belas) orang anak anak muda diamankan dimako Polsek Bekasi Utara, pasalnya membawa dan menyimpan senjata tajam tanpa ijin, berupa parang, clurit, tujuan untuk tawuran,” ujar Dedi Nurhadi kepada Media.

Dikatakannya, berdasarkan laporan polisi, nomor : LP/30/K/V/2019/Sek Bks Utr, tanggal 16 Mei 2019 sekira pukul 00.00 wib dengan perkara siapa membawa, menyimpan, dan memiliki senjata tajam tanpa surat ijin yang sah sebagaimana dimaksud dalam pasal 2 ayat (1) UU darurat no.12 tahun 1951.

Kejadiannya Kamis,Tanggal 16 Mei 2019, sekitar jam.00.00 wib di Kampung Kalibang Nangka Rt.02/04 Kelurahan Perwira Kecamatan Bekasi Utara Kota Bekasi, dengan barang bukti Senjata Tajam 2 (Dua) bilah Celurit dan 1 (satu) bilah Parang.

Kapolsek menjelaskan, pelaku A H, Umur 16 th, Islam, pelajar MTS kelas 3, dengan membawa Sebilah Cerurit, dan A N, Umur 16 th,Islam, Pelajar SMP Kelas 3, dengan membawa sebilah Parang, serta F A,Umur 15 Th, Indonesia, Islam, Pelajar MTS Kelas 3, membawa sebilah celurit.

Dijelaskan Kapolsek, pada saat piket Polsek Bekasi Utara yang dipimpin oleh Wakpolsek AKP SAMSAR.S melaksanakan patroli dan mendapatkan informasi adanya anak-anak muda yang nongkrong-nongkrong di Tempat Kejadian Perkara(TKP)

Kemudian dilakukan penggeledahan terhadap anak anak tersebut namun tidak ditemukan senjata tajam, saat anggota menyisir lokasi di tkp tidak jauh dari tempat tongkrongan anak anak muda tersebut didapati 5 (lima) senjata tajam jenis clurit dan parang yang disimpan dalam semak semak

Kemudian anak anak muda tersebut sebanyak 13 (tiga belas) orang diamankan dimako Polsek Bekasi Utara untuk dilakukan penyelidikan dan hasil penyelidikan 3 (tiga) orang mengaku sajam yg ditemukan sebagian miliknya yang rencananya akan dipergunakan untuk tawuran.

Dengan adanya keterangan saksi-saksi dan pengakuan para tersangka dijerat dalam pasal 2 ayat (1) UU darurat No.12 tahun 1951.(Saut)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *