Transparan  News
16 Oktober 2017

Satlantas Polres Metro Bekasi Gelar Razia Lampu Rorator Dan Sirene

Martinus Nababan

TransparanNewa,CIKARANG-Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Metro Bekasi bersama dengan POM TNI,Dinas Perhubungan (Dishup) Kabupaten Bekasi dan Satuan Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Bekasi mengelar  operasi gabungan dengan sasaran kendaraan bermotor yang dipasang  lampu rorator dan sirene tampa hak di jalan  Raya Deltamas, Desa Sukamahi, Kecamatan cikarang Pusat, Senen (16/10).

“Operasi ini merupakan penertiban penggunaan lampu rorator dan sirene, sesuai sudah diatur dalam undang-undang nomor 22 tahun 2009, tentang Lalulintas dan angkutan jalan , terutama pasal 59 “ Kanit Turjawali Satlantas Polres Metro Bekasi Iptu Supriono 

Tambahnya lagi  bahwa pengaturannya adalah, lampu warna biru dan sirene digunakan untuk kendaraan bermotor petugas kepolisian. Lampu isyarat berwarna merah dan sirene untuk kendaraan bermotor tahanan, pengawalan TNI, pemadam kebakaran, ambulan, palang merah, rescue dan mobil jenazah,

“dari hasil razia ini ada 2 (dua) unit, kendaraan yang menggunakan srine dan lampu, akan tetapi setelah petugas menjelaskannya, maka pemilik kendaraan mencopot lampu rorator dan sirene yang telah di pasang dikedaraannya” ucapnya

Kendaraan apa terjaring operasi saat dilakukan razia  lampu rorator dan sirene, Supriono mengungkapkan “mobil avanza dan mobil panther” 

Alasan pemilik kendaraan mengapa menggunakan lampu rorator dan sirene, kata supriono kepada TransparanNews Supriono “ menurut pemilik kendaraan, kalau menggunakan lampu rorator dan sirene Lebih gagah lagi,“ ujarnya

Lanjutnya, Supriono selain lampu rorator dan sirene. Petugas kepolisian juga menindak tegas pengguna kendaraan.Puluhan SIM dan STNK di tahan untuk di jadikan bukti tilang

“totalnya ada 75 pengedaraan yang ditilang dengan barang bukti serupa SIM sebanyak 20 buah, STNK 54 buah” ucapnya

Razia ini akan dilakukan, berkelanjutan, apalagi penertipan lampu rorator dan sirene, “ya sekarang disini , mungkin di daerah selatan dan tidak monoton di satu tempat” ungkapnya (Nab)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *