Transparan  News
18 Juni 2018

Tiga Jambret HP Nyaris Tewas Ketika Hendak Kabur

Anto Baho

TransparanNews, BEKASI – Tiga pelaku jambret handphone nyaris meregang nyawa setelah sepeda motor yang dikendarai saat kabur menabrak pembatas jalan di Kampung Pegadungan, Desa Sertajaya, Kecamatan Cikarang Timur Kabupaten Bekasi, Sabtu (16/6/2018) malam sekira pukul 21.00 WIB. Kini ketiganya yaitu A, T dan R harus terkapar di RS Kramat Jati, Jakarta Timur.

“Ketika itu Korban M dan R usai berkunjung ke saudaranya. Mereka dihadang pelaku dan dirampas Hanphonenya. Pelaku menodongkan air soft gun dan mengetok kepala korban dan merampas HP korban. Sedangkan pelaku T merampas kunci motor korban dan membuangnya disemak-semak. Kemudian pelaku kabur,” kata Kasat Reskrim Polrestro Bekasi AKBP Rizal Marito saat gelar perkara di Mapolrestro Bekasi, Senin (18/6).

Tiga bandit itu membegal HP korban di Jalan Raya Tegal Danas Kp. Bugel Salam Kel. Sena Jaya Kec. Cikarang Timur Kab. Bekasi.

Usai merampas, pelaku alami kecelakaan tunggal dengan menghajar pembatas jalan di TKP. Tak lama kemudian Polsek Cikarang Timur yang mendapat laporan ada kecelakaan tunggal di belakang Stadion Wibawa Mukti, petugas pun tiba di lokasi untuk penanganan. Namun dari di TKP, petugas menemukan senjata air soft gun dan badik.

Kemudian kasus diserahkan ke Satuan Reskrim Polrestro Bekasi dan diselidiki ada HP milik korban ditangan pelaku begal HP ini.

Saat ini kondisi ketiga pelaku dirawat di RS Polri Kramat Jati. Pelaku A alami kritis, pelaku T tak sadarkan diri dan MR sebagai joki sudah bisa ditanyai. Diduga para pelaku setengah sadar saat melakukan aksi kejahatannya karena diduga mengkonsumsi narkoba sejenis eximer.

“Ada indikasi para pelaku mengkonsumsi sejenis eximer kesadaran berkurang hingga kecelakaan tersebut,”ujar AKBP Rizal.

Dari keterangan pelaku R baru pertama kali melakukan aksi kejahatannya. Kendati sebelumnya sudah pernah namun gagal. Barang bukti yang ditahan yaitu kendaraan yang digunakan tersangka motor Vario, hp milik korban, satu senjata tanpa megazen, satu bilah badik.

Dari identitas tersangaka diketahui mereka warga seputaran Bekasi. Ketiga pelaku dikenai Pasal 365 KUHP tentang Pencurian dengan Kekerasan dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (Anto)

Photo : Illustrasi / Istimewa

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *