Transparan  News
24 Januari 2018

Polres Metro Bekasi Kota Grebek Penjual Olie Palsu

Saut Manullang

TransparanNews, BEKASI – Sebuah rumah di wilayah Perum Bojong Menteng Blok D No. 21  RT. 01/11 Kel. Bojong Menteng Kec. Rawalumbu Kota Bekasi berkedok home industri, digrebeg aparat kepolisian Unit Krimsus Polrestro Bekasi Kota lantaran ditemukan ratusan galon oli yang diduga palsu mobil dan motor berbagai merk terkenal.

Laporan masyarakat yang diterima aparat kepolisian itu, ditindaklanjuti dengan menangkap 6 pelaku yakni Yopi (pemilik), Ajong als Limanto (sopir), dan empat pekerja sebagai pembuat dan pengemas barang yaitu, Supriyatna, Nurdin, Rudi Hartono, Tri Handoko pada Senin (22/1/2018), pukul 20.30 WIB.

Dalam konferensi persnya, Kapolrestro Bekasi Kota, Kombes(Pol) Indarto didampingi Kasat Reskrim, AKBP. Dedi Supriyadi, Selasa (23/1/2018), mengatakan pengungkapan kasus pembuatan oli yang diduga palsu dengan menggunakan merk yang sudah dikenal seperti Shell Helix, TGMO, Oli Gir Motor Yamaha Merk Yamalube dan HI Power.

“Pelaku dikenakan pasal 62 ayat (1) Jo Pasal 8 ayat 1 huruf  B. C, D dan E  UU Nom 8 Tahun 1999 Tentang perlindungan Konsumen dengan ancama Pidana  5 Tahun dan denda 2 Miliar, ” kata Kombes Indarto dalam siaran persnya.

Menurut keterangan Kapolrestro, pelaku membuat oli palsu tersebut  sudah dilakukan sejak 8 bulan yang lalu dengan lokasi penjualan di daerah Pemalang dan Solo, Jawa Tengah.

Dengan modal pembuatan 1 galon isi 4 Liter Rp. 90 Ribu, pelaku yang juga sebagai pemilik usaha oli palsu mengeruk keuntungan ratusan juta dari hasil usaha ilegal  dengan harga penjualan satu botol Helix Shel 5 liter Rp. 130 ribu dan satu botol Helix Shell 7 liter Rp. 155 ribu.

Pelaku meracik oli palsu dengan cara oli kemasan drum di tuangkan kedalam Ampu (pengolahan Oli) kemudian diberikan cairan pewarna oli dan diaduk dengan mesin selama 15 menit, selanjutnya oli dimasukan kedalam kemasan botol yang telah disiapkan,  kemudian ujung botol di berikan penutup dengan menggunakan mesin press lalu ditutup botol.

Sebelum dimasukan ke dalam dus, terlebih dahulu kemasan botol diberikan nomor registrasi dengan menggunakan mesin registrasi seolah olah oli kemasan  tersebut asli.

Adapun barang bukti yang disita diantaranya : 840 Drigen /Galon Plastik kosong Uk. Isi 4 liter untuk oli Shell, 210 Drigen /Galon Plastik kosong Uk. Isi 4 liter untuk oli TMO, 30 Dus Oli Merk. SHELL HELIX  X7 isi 4 Liter  ( 1 dus isi 4 Galon oli .  30 x 4 = 120 Galon ), 106 Dus Oli Merk. TMO  isi 4 Liter  khusus Toyota dan Suzuki  ( 1 dus isi 4 Galon oli. 106 x 4 = 424 Galon ), 2 Dus Oli TMO isi 1 Liter ( 1 Dus @ 12 x 2 = 24 Galon), 100 Dus Oli Gir untuk Sepeda motor  Yamaha merk. YAMAHA LUB @ 48 Botol, 1 Buah mesinTembak Registrasi, 1 Buah mesin pengikat tali, 1 Buah mesin Pres Poil dan 4 buah Ampu penampungan Oli, 7 Drum Oli isi merk.HI POWER, 9 Drum Kosong, 1 Buah mesin Sedot Oli, Panci pewarna Oli,  lembaran striker Palsu bermerk. SHELL Helix 5 dan 7,  lembaran striker merk. TMO, Lembaran Striker merk. Yamalube, 1 karung Plastik berisikan tutup botol dan Poil, 1 Unit mobil Box merk. Mitsubishi SS No. Pol : AD  -1745 -VZ warna Hitam.(Crm)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *