Transparan  News
11 Oktober 2018

Gubenur DKI Jakarta Akan Mengatur Kebijakan Becak Beroperasi di Ibukota

Anto Baho

TransparanNews, JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan akan mengatur kebijakan becak beroperasi di ibukota. Dia menegaskan tidak ada becak yang mengaspal di jalan utama seperti Jalan Thamrin.

“Nanti kita mengatur. Jangan membayangkan becak kembali ke Jalan Thamrin. Itu orang yang hidupnya di tahun 70-80an. Hari ini tidak ada orang pakai becak di jalan utama dan kita tidak berencana untuk membuka ke jalan-jalan utama,” kata Anies di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (11/10/2018).

Anies menjelaskan kebijakan soal becak ini agar masyarakat di kampung-kampung punya akses transportasi menuju rumah. Dia ingin warga di kampung bisa meningkatkan kualitas hidup yang sama,, dari segi ekonomi hingga pendidikan.

“Kita ingin yang besar tumbuh, tapi jangan menggilas yang kecil, jangan menyingkirkan yang kecil. Yang dulu sekarang besar dulunya juga kecil, mereka pun pingin anaknya bisa sekolah, pingin anaknya bisa tumbuh besar,” papar Anies.

“Karena itu saya ingin mengatur sehingga mereka bisa berkegiatan tanpa merugikan ketertiban umum tanpa merugikan kelancaran lalu lintas,” lanjut eks Mendikbud itu.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan melakukan revisi Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum. Revisi perda dilakukan untuk menampung wacana membolehkan kembali becak di Jakarta.

“Kalau becak kan kita sudah sepakat nunggu perda. Kan revisi perda lagi dikeluarin oleh Biro Hukum sama Satpol PP,” kata Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan DKI Jakarta Massdes Arouffy, Senin (8/10/2018). (yosep/anwar)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *