Transparan  News
2 Juni 2020

Oknum Pegawai Kementerian PDT Kepergok Wartawan Bersama Wanita Dibawah Umur

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Seorang oknum pegawai Kementerian Pembangunan Desa Tertinggal (PDT) RI berinisial Ag, kepergok wartawan bersama seorang wanita dibawah umur, Ma. Diduga kuat Ag dan Ma, wanita dibawah umur yang masih duduk di sekolah Sekolah Menengah, memadu kasih di sebuah hotel dibilangan Cileungsi, Kabuten Bogor, Provinsi Jabar beberapa waktu lalu.

Keberadaan Ag dan Ma yang masih siswa kelas 2 Sekolah Menegah bertepatan bulan Suci (Bulan Puasa) pada awal bulan Mei itu, tidak dibantah Ag. Namun, Ag yang saat ini sebagai salah seorang pejabat Eselon III di Kementerian Desa Pembangunan Desa Tertinggal, mencoba membela diri dengan mendatangi pihak wartawan bersama seorang oknum pegawai Kejaksaan. Oknum pegawai Kejaksaan ini menurut pengakuan Ag adalah, isteri Ag.

“Ag dan seorang oknum yang menurut pengakuan Ag adalah isterinya datang ke kantor redaksi. Beliau mengaku, adalah seorang jaksa. Dan ibu itu juga mendesak kami, wartawan dan LSM untuk tidak mempublikasikan dan tidak mempermasalahkan dugaan perbuatan asusila yang dilakukan Ag. Saya minta maslah ini tidak dipublikasikan. Saya sebagai isteri sudah membicarakan masalah ini dengan suami saya. Jadi, sepanjang tidak ada pihak yang mempermasalahkan masalah ini, Bapak bapak tidak usah turut campur,”Ujar ketua LSM, Rakyat Indonesia Berdaya, Hitler Situmorang menirukan pernyataan, Isteri Ag yang mengaku, sebagai pegawai Kejaksaan tersebut, di kantor Harian Siasat Kota Beberapa waktu lalu.

Kemudian lanjut Hitler, sebagai perwakilan wartawan dan LSM menanggapi desakan isteri Ag tersebut tidak memberikan respon untuk menuruti dan menolak desakan Ag bersama isterinya. Namun, dua hari kemudian. Salah seorang oknum pegawai Kejaksaan yang nota bene mengenal Hitler menghubungi Hitler melalui telepon selulernya. Adapun pesan yang disampaikan oknum pegawai kejaksaan yang mengaku rekan isteri Ag tersebut, adalah terkait masalah Ag.

“Bang tolong masalah Ag dengan teman teman tidak ditindak lanjut. Saya, kebetulan rekan isteri Ag sesama Jaksa,”tutur Hitler menjelaskan pesan oknum kejaksaan yang mengaku rekan isteri Ag sesama Jaksa meminta, agar masalah Ag tidak ditindak lanjut rekan rekan wartawan dan LSM.

Terkait permintaan oknum pegawai kekejaksaan rekan isteri Ag yang kebetulan mengenal Hitler sempat membuat Hitler bertanya tanya. Apalagi, masalah dugaan asusila Ag dengan Ma seorang wanita di bawah umur (Siswi sebuah SMK di Kabupaten Bekasi) bisa diketahui oleh rekan lama Hitler di Kejaksaan. Namun, Hitler meresponnya biasa saja.

Namun, lanjut Hitler kepada Transparannews.com, Selasa (2/6) pihaknya sebagai ketua Lembaga Swadaya Masyarakat dan dapat amanah dari sejumlah wartawan tetap bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya. Karena, dugaan perbuatan asusila Ag dengan seorang wanita di bawah umur tidak dibenarkan.

“Seorang pegawai negeri atau seorang Aparatur Sipil Negara atau ASN, harus menjadi teladan bagi warga masyarakat. Segala sesuatu menyangkut setiap langkah dari ASN harus mencerminkan seorang Abdi negara. Jadi, menyangkut masalah Ag, saya akan menindak lanjuti masalah ini kepada pimpinan Ag. Tujuan kami bukan untuk melakukan pembunuhan karakter Ag. Tapi, untuk kebaikan Ag dan Ma,” tandas Hitler menjelaskan alasannya menindak lanjuti masalah Ag.

Ketika Transparannews.com mencoba menghubungi Ag melalui pesan whats Up (WA) Selasa Malam (2/6) Namun, Ag belum memberikan jawaban. Hingga berita ini diturunkan. ***

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *