Transparan  News
29 Juni 2020

Peringati Harganas ke-27, Jakut Layani 2548 Akseptor KB Gratis

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Puncak peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-27 diwarnai dengan pelayanan KB gratis bagi 1 juta akseptor. Auditor Utama Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Agus Sukiswo menegaskan, dengan mengutamakan protokol kesehatan sejuta akseptor KB akan dilayani secara gratis.
“Hari ini, tantangan dari BKKBN di masa pandemi COVID-19 bisa melaksanakan kegiatan pelayanan ke masyarakat di tempat praktek mandiri bidan dan puskesmas. Data pelayanan KB yang dilakukan hari ini akan disampaikan se-Indonesia. Kita gerakan semua untuk melayani kebutuhan masyarakat di masa pandemi COVID-19,” jelasnya saat monitoring pelayanan KB di lokasi praktek mandiri Bidan Wia Sriwiati, Kelurahan Semper Barat, Kecamatan Cilincing, Senin (29/6).

Dalam kunjungan tersebut juga dilakukan pemberian bantuan alat pelindung diri berupa hazmat, face shield dan face mask kepada Bidan Wia Sriwiati. “Disini pelayanannya bagus, kader-kadernya aktif dan mematuhi protokol kesehatan. Setelah ini, kita akan tinjau pelayanan KB di Puskesmas Kecamatan Tanjung Priok,” ujar Agus.

Dalam puncak peringatan Harganas, sebanyak 2548 akseptor yang tersebar di wilayah Jakarta Utara akan mendapatkan pelayanan KB gratis. Setiap kelurahan ditargetkan melayani 83 akseptor KB. “Warga Jakarta Utara bisa memanfaatkan kegiatan ini karena keluarga yang sehat harus direncanakan melalui program KB,” ungkap Wakil Wali Kota Administrasi Jakarta Utara, Ali Maulana Hakim.

Ia juga mengapresiasi semua unsur yang terlibat dalam pelaksanaan Harganas ke-27 di wilayah Jakarta Utara. “Tadi juga dibagikan paket sembako kepada akseptor KB dari jajaran Kodim 0502/JU. Kami ucapkan terima kasih atas kolaborasinya untuk mendukung kegiatan ini,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kota Administrasi Jakarta Utara, Suni Sigit Wijatmoko mengatakan, antusias masyarakat untuk ikut program KB sudah cukup baik. “Peringatan Harganas ini sebagai momentum untuk mengingatkan kembali bahwa pondasi yang kuat adalah keluarga maka dari itu program KB sangat penting untuk mewujudkan keluarga yang terencana, sehat dan bahagia,” tuturnya.

Adanya layanan KB gratis langsung dimanfaatkan sejumlah warga Kelurahan Semper Barat. “Biasanya saya rutin periksa KB di Puskesmas Kelurahan Semper Barat. Sampai sekarang saya gunakan alat kontrasepsi berupa pil KB untuk mencegah kehamilan soalnya saya sudah punya 2 anak dan itu sudah cukup sesuai program pemerintah,” ucap Lia, warga RW 08 Semper Barat. (awr)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *