Transparan  News
9 Agustus 2018

Akibat Asap dan Debu, Masyarakat Tulang Bawang Demo Perkebunan Tebu

Saut Manullang

TransparanNews, TULANG BAWANG – Ribuan massa turun ke jalan demo kantor PT. SGC, Bupati dan DPRD Kabupaten Tulang Bawang, Kamis (8/8).

Demo tersebut dilakukan akibat asap dan debu pembakaran lahan tebu yang dilakukan PT SIL dan ILP anak perusahaan PT SGC yang memanen Tebu dengan cara melakukan pembakaran.

“Ternyata Asap dan Debu pembakaran itu menyengsarakan masyarakat setempat, dimana akibat asap dan debu tersebut menimbulkan sesak nafas dan penyakit ispa dan batuk-batuk,” ujar salah satu warga yang ikut demo.

Dikatakan, penderitaan masyarakat itu diabaikan Bupati bahkan terkesan diam seribu bahasa tanpa melakukan tindakan tegas ke perusahaan yang menimbulkan masalah tersebut.

Masyarakat yang demo turun ke jalan itu terdiri dari masyarakat yang tinggal dekat dengan pembakaran tebu, Lembaga Swadaya Masyarakat( LSM) dan Wartawan (PERS) Kabupaten Tulang Bawang.

Akibatnya, kabut asap dan debu Pembakaran Tebu PT. SIL dan ILP yang mengakibatkan masyarakat terkena penyakit.

Masyarakat berharap, pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Tulang Bawang untuk melakukan dan memberikan bantuan memeriksa kesehatan masyarakat khususnya warga yang lebih dekat ke lokasi pembakaran tebu PT. SIL dan ILP.

“Pasalnya banyak masyarakat setempat menderita penyakit sesak nafas, ispa dan batuk-batuk dan tidak menutup kemungkinan berdampak ke penyakit paru-paru,” tutur sejumlah warga yang ditemui media ini.

Pemdemo juga menuntut agar PT SIL dan ILP bertanggung jawab atas keresahan akibat asap dan debu yang mendera masyarakat hingga menimbulkan berbagai penyakit.

Pantauan Media dilapangan, perusahaan yang melakukan pembakaran itu tenang-tanang saja seakan tidak ada masalah, bahkan petinggi-petinggi Pererintahan Kabupaten Tulang Bawang tak bergeming. Hal itulah membuat masyarakat semakin geram hingga turun melakukan aksi demo dan aksi protes, termasuk membuat kesepakatan menuntut supaya perusahaan tersebut ditutup pemerintah.

“Jika tidak ada solusi maupun respon dari pihak petinggi Kabupaten Tulang Bawang atau Bupati kami akan lanjut terus demo. Bahkan sudah direncanakan sampai ke ibu kota Jakarta melakukan demo,” tambah warga Tulang Bawang.

Demikian juga dikatakan salah satu warga  Gunawan yang juga sebagai Ketua DPD LSM FORKORINDO Provinsi Lampung.
Berkaitan dengan masalah pembakaran tebu di Tulang Bawang yang menimbulkan berbagai penyakit yang di rasakan masyarakat akibat asap dan debu, dan mereka melakukan aksi demo besar-besaran adalah sebagai wujud dari tidak adanya tindakan pemerintah terhadap perusahaan yang meresahkan masyarakat.

Selain itu, masih banyak masalah tanah yang diduga dicaplok PT. SIL dan ILP dan PT. SGC. Dimana data atau dokumen tanah tersebut dipegang GUNAWAN Ketua DPD LSM FORKORINDO Provinsi Lampung. Hal itupun diakui Timbul Sinaga SE Ketua Umum (Ketum) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Forum Gerakan Berantas Korupsi-Republik Indonesia (FORGEBUKI-RI) sekaligus menjadi Pemred Koran Umum Media Potensi Indonesia (MPI) yang dihubungi media ini di kantornya di kawasan Rawamangun Jakarta Timur dan mengatakan akan melaporkan permasalahan PT SIL, ILP dan PT GSC langsung ke Presiden di Jakarta. (Tim Redaksi)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *