Transparan  News
6 Desember 2017

Afni S : Bila Maju, M2 Sebaiknya Menggandeng Akademisi

Saut Manullang

TransparanNews, BEKASI – Pasca munculnya nama Mochtar Mohammad (M2) sebagai satu-satunya usulan sebagai calon walikota Bekasi 2018 dari DPC PDIP kota Bekasi. Beredar kabar di internal partai berlambang banteng moncong putih itu bahwa DPP PDIP pun sudah menyetujui usulan nama M2 sebagai calon walikota Bekasi. Namun sang mantan walikota bertubuh tambun tersebut diharuskan mencari pasangan calon wakil walikota yang bakal bergandengan dengan dirinya.

Mochtar pun kini dikabarkan sibuk mencari figur yang bakal digandengnya untuk memimpin kota Bekasi kedepannya. Beberapa nama tokoh sudah bermunculan yang bakal diprediksi mendampingi M2. Seperti Siti Aisyah anggota DPRD Jawa Barat dari Partai Golkar. Nama lainnya yakni Lucky Hakim anggota DPR RI asal Partai Amanat Nasional (PAN). Dan juga nama Marhaban Sigalingging, seorang akademisi dan juga pengusàha sukses.

“Mochtar Mohammad itu seorang politisi tulen meskipun pernah menjadi walikota Bekasi cukup piawai secara politik. Justru M2 butuh seorang yang akademisi yang mampu menerjemahkan apa yang diinginkan secara ilmiah. Karena pengalaman saat memimpin kota Bekasi Mochtar kan didampingi politisi juga yang saat ini bakal jadi pesaingnya yakni Rahmat Effendi.”ujar Pengamat Kebijakan Publik dari Universitas Indonesia, Afni Simbolon saat dikonfirmasi. Senin (5/12/2017).

Dijelaskan dia, dirinya juga memantau perkembangan perpolitikan di Kota Bekasi terutama menjelang Pilkada serentak 2018 nanti.

“Nama Mochtar Mohammad dan Rahmat Effendi cukup populer tidak hanya di kota Bekasi. Jadi menurut saya M2 berpasangan dengan akademisi,” tandasnya.

Seperti diketahui M2 pernah menjadi walikota Bekasi periode 2008 berpasangan dengan wakil walikota Bekasi, Rahmat Effendi yang saat ini masih menjabat sebagai walikota berpasangan dengan Ahmad Syaikhu. Namun M2 memimpi kota Bekasi hanya 3 tahun karena tersangkut dugaan persoalan hukum kasus korupsi.

Dari ketiga nama yang calon pendamping M2, Menurut dia, seorang akademisi yang bisa menjadi faktor penyeimbang bagi M2 dalam memimpin Kota Bekasi.(Aho)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *