Transparan  News
16 Januari 2020

Apartemen Taman Sari Urban Sky Miliki Ijin Separuh ?

soepianto

TransparanNews, BEKASI – Pembangunan Apartement Taman Sari Urban Sky yang terletak di Jalan Cikunir Raya No.2 diduga belum kantungi izin keseluruhan atau diduga hanya miliki ijin separuh dari ijin keseluruhan.

Hal itu terungkap berdasarkan Info yang bergulir dan dikuatkan dengan surat resmi Kementerian PUPR RI Jakarta tertanggal 22 Oktober 2019 yang beredar santer dikalangan Lembaga Swadaya Masyarakat di Kota Bekasi.

Disinyalir tidak mengantungi izin, pihak pengembang dituding sudah melabrak dasar aturan izin prinsip dalam mendirikan bangunan komersil yang sebagian diatas lahan negara dan merupakan milik Kementerian PUPR RI.

Ironis, meski belum kantungi izin membangun diatas lahan negara, pihak pengembang Apartement Taman Sari Urban Sky yang dimotori PT Urban Jakarta Propertindo tetap melakukan aktivitas pembangunan sejak awal mulai berdiri hingga saat berita ini diturunkan.

Ketum LSM Linap Baskoro dalam pressconnya mengatakan, selain wanprestasi, pengembang juga dianggap tidak mengindahkan aturan perundang-undangan tentang pemanfaatan lahan negara yang berlaku di Republik Indonesia.

“Kenyataannya sampai detik ini pengembang terus melanjutkan pembangunan apartement, tanpa mengindahkan aturan perundang-undangan izin prinsip tentang penggunaan lahan negara dewasa ini,” sindirnya.

Dia juga menyayangkan, peran dan tanggungjawab Jasamarga selaku penerima mandat dan atas pengelolaan lahan Kementerian PUPR pada tahun 1999 yang seolah-olah terkesan buang badan.

“Ada apa dengan Jasamarga, seolah tidak berkutik dengan pengembang? Hal ini patut menjadi pertanyaan besar tentang pembiaran Jasamarga dalam swakelola lahan PUPR tersebut terhadap pengembang?,” ungkapnya.

Baskoro juga mengatakan, tahu persis tentang lahan plat merah tersebut yang juga menjadi bagian dari pembangunan Apartement Taman Sari Urban Sky.

“Sangat disayangkan PT Jasamarga sebagai pengelola lahan, tidak tegas terhadap pengembang. Selain miris, mudah-mudahan Kemeneg BUMN Erik Tohir mengevaluasi kinerja bawahannya,” tutupnya. (anto/hom)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *