Transparan  News
12 September 2018

Kejari Baturaja Tangkap Tersangka Narkoba Setelah Buron Tiga Tahun

Saut Manullang

TransparanNews, BATURAJA – Buronan Kejaksaan Negeri (Kejari) Baturaja atas Kasasi kasus Narkoba dengan tersangkanya Heryanti alias Yanti mantan istri Kepala Desa Maerbau Kecamatan Lubuk Batang Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) akhirnya ditangkap setelah 3 tahun berhasil mengelabui petugas eksekusi Kejaksaan Negeri Baturaja.

Yanti ditangkap Sat Narkoba Polres OKU dikediamannya Desa Merbau Kecamatan Lubuk Batang dengan kasus yang sama. Kepala Kejaksaan negeri Baturaja Bayu Pramesti saat dikonfirmasi Rabu (12/9) membenarkan jika buronan pihaknya telah ditangkap.

“Memang benar Yanti sekarang sudah di Rutan Baturaja, tinggal menunggu eksekusi saja, tapi sekarang kita belum bisa mengajukan eksekusi terhadap Yanti, karena Yanti ditangkap dengan kasus yang berbeda walau tetap gara-gara narkoba,” ujar Bayu kepada Media.

Dijelaskan Bayu, karena yang bersangkutan saat ini masih dalam penyidikan pihak kepolisian, eksekusi tidak dilaksanakan mengingat jika kita eksekusi akan mempersulit polisi untuk melakukan penyelidikan, ya kalau kita eksekusi sekarang berarti ada 2 lembaga yang memegang berkas perkara yang bersangkutan, kalau polisi ingin melakukan penyidikan harus izin kejaksaan dan prosesnya panjang,”kata Bayu

Yang jelas Bayu menambahkan jika Kejaksaan akan melakukan eksekusi berbarengan dengan putusan pengadilan,”kalau pengadilan sudah memutuskan kita lakukan eksekusi jadi yang bersangkutan akan menjalani masa tahanan double. Yang pertama hukuman kasusnya sekarang dengan kasusnya yang lalu,”pungkas Kajari

Sementara itu, Kapolres OKU AKBP NK Widayana Sulandari melalui Kasat Narkoba AKP Widhi Andika Darma SIk saat dihubungi wartawan melalui pesan singkat membenarkan jika pihaknya telah menangkap Yanti lantaran terlibat kasus narkoba.

“Iya memang benar silakan hubungi Kanit 2 Sat Narkoba ,”tulisnya

Untuk diketahui Heryanti tahun 2015 lalu ditangkap sat narkoba polres OKU kedapatan memiliki narkoba jenis shabu.

Namun Pengadilan Negeri Baturaja memvonis bebas Yanti karena tidak terbukti bersalah. Saat itu Kejaksaan Negeri Baturaja yang menuntut Yanti dengan hukuman penjara 4 tahun langsung melakukan proses Kasasi ke Mahkamah Agung.

Setelah melalui proses yang panjang akhirnya Mahkamah Agung memutuskan menerima kasasi Kejaksaan Negeri Baturaja dengan memutuskan Yanti bersalah dan harus menjalani hukuman kurungan selama 4 tahun penjara. Seolah tahu jika dirinya bakalan ditangkap lagi, akhirnya Yanti melarikan diri dan berpindah-pindah tempat.( asn )

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *