Transparan  News
12 Februari 2018

Kemenhub Gelar Mudik Motor Gratis

Soepianto Naibaho

TransparanNews, JAKARTA – Kementerian Perhubungan kembali menyelenggarakan program angkutan motor gratis (motis) untuk mudik lebaran. Untuk tahun ini 2018, kuotanya 18.096 sepeda motor.

“Dengan tujuannya untuk mengurangi jumlah pemudik motor di jalan raya karena tingkat kecelakaan sepeda motor sangat signifikan,” ujar Dirjen Perkeretaapian Kemenhub Zulfikri di kantor Kemenhub, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Senin (12/2/2018).

Selain mengurangi tingkat kecelakaan, program ini juga bertujuan untuk mengurangi kemacetan pada mudik lebaran tahun ini.

“Apalagi dengan sepeda motor kita alihkan ke kereta api, kemacetan itu bisa berkurang. Motor itu kan salah satu penyebab kemacetan yang cukup tinggi,” sambungnya.

Pendaftaran program angkutan motor mudik gratis ini dibuka pada 9 Februari-24 Juni 2018 secara online melalui mudikgratis.dephub.go.id atau pada stasiun-stasiun yang telah ditunjuk. Peserta program angkutan motor gratis juga akan difasilitasi untuk pemesanan tiket KA untuk maksimal 3 orang.
13 stasiun yang ditunjuk tersebut adalah Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Bekasi, Stasiun Jatinegara, Stasiun Kemayoran, Stasiun Tangerang, Stasiun Depok Baru, Stasiun Bogor, Stasiun Serpong, Stasiun Tanjung Priok, Stasiun Cikarang, Stasiun Cimahi, Stasiun Bandung, dan Stasiun Kiaracondong.

Pada tahun ini, Kemenhub menyediakan kuota 18.096 sepeda motor dengan kapasitas angkut per harinya 1.392.
Angkutan mudik motor gratis akan dilaksanakan pada arus mudik tanggal 8-13 Juni dan arus balik mulai 19 Juni-25 Juni.

Syarat angkutan mudik motor gratis yakni pendaftar mendaftarkan 1 motor 150 cc, motor tidak boleh dimodifikasi kecuali motor untuk difabel dan memiliki KTP, SIM dan STNK.

Angkutan motor gratis tersebut dibagi menjadi tiga rute, yaitu Lintas Utara : Sta. Jakarta Gudang – Sta. Cikarang – Sta. Cirebon Prujakan – Sta. Tegal – Sta. Pekalongan – Sta. Semarang Tawang – Sta. Ngrombo – Sta. Cepu – Sta. Bojonegoro – Sta. Babat – Sta. Surabaya Pasarturi jawa timur, Lintas Selatan I : Sta. Jakarta Gudang – Sta. Cikarang – Sta. Cimahi – Sta. Sta. Kiaracondong – Sta. Tasikmalaya – Sta. Banjar – Sta. Sidareja – Sta. Maos – – Sta. Kroya – Sta. Gombong – Sta. Kebumen – Sta. Kutoarjo, Lintas Selatan II : Sta. Jakarta Gudang – Sta. Cikarang – Sta. Cirebon Prujakan – Sta. Purwokerto – Sta. Kroya – Sta. Kutoarjo – Sta. Lempuyangan – Sta. Klaten – Sta. Purwosari – Sta. Madiun – Sta. Kertosono – Sta. Kediri – St. Tulungagung – Sta. Blitar. Itulah stasiun yang-stasiun yang telah di umumkan oleh kemenhub. (anwar/anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *