Transparan  News
29 Mei 2020

Konsep New Normal Menghadang PHK Besar Besaran?

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Kalangan pengusaha menyambut baik Keputusan Menteri Kesehatan, Terawan Agus, yang menetapkan Kepmen nomor HK.01.07/MENKES/328/2020 tentang Panduan Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Tempat Kerja Perkantoran dan Industri dalam Mendukung Keberlangsungan Usaha pada Situasi Pandemi, sebagai dasar penerapan New Normal.

Kepmen ini merupakan pedoman kerja di tengah pandemi virus Corona. Para pengusaha pun mengapresiasi protokol New Normal bagi perkantoran dan industri yang rinciannya akan diumumkan Kementerian Kesehatan.

Konsep New Normal adalah tatanan kehidupan baru hidup berdampingan dengan virus corona (Covid-19).

Wakil Ketua Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Shinta Kamdani mengatakan, apabila tidak ada instruksi pemerintah mengenai New Normal soal membuka ekonomi Indonesia maka pengusaha akan melakukan pemutusan kerja sepihak.

“Hal tersebut karena pengusaha bisanya sampai Agustus setelah itu tidak sanggup lagi jadi bisa PHK besar-besaran karena kan enggak ada pemasukan,” ungkap Shinta dalam acara IDX Channel di Jakarta.

Sementara itu, di sisi lain New Normal bisa meningkatkan aktivitas ekonomi dan para pelaksana implementasi. Maka kombinasi pemerintah sangat penting dari segi pelaksaanaan. Hal ini agar tidak meningkatkan positif korban Covid-19.

“Kita memang akan berbeda dalam membuka usaha karena kita akan lebih ketat dalam protokol kesehatan,” tandas dia. (makmur)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *