Transparan  News
9 Agustus 2018

Pemkab Nias Kampanyekan Imunisasi Measles Rubella Kepada Pelajar

Anto Baho

TransparanNews, NIAS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias dalam hal ini Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM, membuka secara resmi pencanangan kampanye Measles Rubella, di SDN Hiliweto Gido, Kecamatan Gido, Kabupaten Nias Sumatera Utara. Rabu (8/8).

Dalam sambutannya Bupati Nias Drs.Sokhiatulo Laoli,MM, menyampaikan, bahwa pada Tahun 2018 salah satu program nasional dibidang kesehatan adalah kampanye imunisasi Measles dan Rubella bagi seluruh anak mulai umur 9 bulan sampai dengan 15 Tahun.

Dimana Imunisasi massal sebagai upaya untuk memutuskan transmisi penularan virus campak dan rubella bagi seluruh anak 9 bulan sampai dengan 15 tahun tanpa mempertimbangkan imunisasi sebelumnya, hal ini sejalan dengan komitmen global dan indonesia untuk mencapai eliminasi dan pengendalian rubella/congenital rubella syndrome (CSR) pada tahun 2020.

Lebih lanjut Beliau mengatakan bahwa penyakit campak dikenal sebagai mobilitas atau measles atau dalam bahasa daerah nias disebut SOWULU ZUKHU yang merupakan penyakit yang sangat menular disebabkan oleh Virus dan menyerang anak dibawah usia lima tahun dan indonesia salah satu negara dengan kasus terbanyak didunia yang ditandai dengan demam tinggi, diare yang berakhir dengan kematian.Penyakit rubella ini apabila menyerang wanita hamil maka dapat menyebabkan abortus dan kelainan bawaan pada bayi yang dilahirkan antara lain kelainan jantung, kebutaan, ketulian, kelainan pada saraf pusat termasuk retardasi mental.Setiap tahun di Indonesia dilaporkan 11.000 kasus campak, dari tahun 2010-2015 diperkirakan terdapat 23.164 kasus campak dan 30.463 kasus rubella.

Ia paparkan pada tahun 2015-2016 di 13 rumah sakit dilaporkan 226 kasus, yang terdiri dari 83 kasus pasti dan 143 kasus klinis, dari 83 kasus pasti yang dilaporkan, 77 persen menderita kelainan jantung, 67,5 persen menderita katarak/kebutaan dan 74 persen menderita ketulian, kampanye imunisasi Measles Rubella ini sudah dimulai sejak tahun 2017 diseluruh pulau Jawa, sedangkan pada bulan Agustus s/d September 2018  dilaksanakan diluar pulau Jawa yakni di Pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi dan papua termasuk Kabupaten Nias.

Beliau mengharapkan kepada kepala dinas kesehatan beserta seluruh jajarannya agar melaksanakan Imunisasi Measles Rubella kepada seluruh sasaran dengan penuh dedikasi dan pengabdian sesuai dengan mekanisme dan prosedur yang telah ditetapkan ujarnya. (Hatoli Lase/W-1)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *