Transparan  News
14 September 2018

Pengangkatan Widodo Jadi Pj Sekda Menunjukkan Ada Pelanggaran Administrasi Pj Walikota Bekasi

Anto Baho

TransparanNews, BEKASI – Pelantikan Kepala Inspektorat Kota Bekasi, Widodo menjadi Sekretaris Daerah (Pj Sekda) oleh Pj Walikota Bekasi, Toto menjadi sorotan publik.

Sorotan itu muncul, dimana berdasarkan Laporan Akhir Hasil Pemeriksaan (LAHP) Ombusdman RI Perwakilan Jakarta Raya telah menyimpulkan, penghentian pelayanan publik pada 27 Juli 2018 lalu di Kota Bekasi terbukti terjadi pengabaian kewajiban hukum, dan tidak kompetennya pejabat dalam menjalankan tugas pokok Aparatur Sipil Negara (ASN). Dan menurut Ombusdman, pihak-pihak yang diputuskan harus bertanggungjawab atas terjadinya skandal penghentian payanan publik secara serentak di Kota Bekasi yang memalukan masyarakat itu, salah satunya Inspektur Kota Bekasi (sekarang diangkat menjadi Pj Sekda Kota Bekasi) selaku pengawas Internal tidak kompeten dalam melakukan pemeriksaan terkait penghentian pelayanan publik. 

Melihat keputusan Pj Walikota Bekasi atas pengangkatan Widodo menjadi Pj Sekda (sebelumnya menjabat sebagai Inspektur Pemkot Bekasi), Dosen Fakultas Hukum Mpu Tantular, Ferdinand Montororing mengatakan, penunjukkan Pejabat Pelaksana Sekda Kota Bekasi yang ramai digunjingkan warga karena masuk rekomendasi Ombudsman RI menunjukkan adanya pelanggaran administrasi dari Pejabat Walikota Bekasi.

“Atau bisa jadi ketika akan ditunjuk, masukan yang diberikan oleh Badan Kepegawaian dan Pelatihan Aparatur Daerah (BKPAD) kurang beres,” ujarnya kepada transparannews, Jumat, (14/9).

Katanya, pengangkatan Inspektur gagal sebagai Pj Sekda sangat aneh. “Aneh memang sebagai inspektorat gagal memeriksa anak buah yang mangkir, tutup pelayanan publik malah jadi Pj Sekda,” ungkapnya.

Sementara, saat apel pertama bertugas jadi Pj Walikota, Toto mengatakan kepada wartawan akan menyelesaikan apa yang menjadi prioritas minimal tidak boleh ada yang stagnan dan akan melanjutkan kerja Pj Walikota yang lama terkait dengan keberlangsungan keputusan Ombusdman.

“Itu kan pekerjaan yang lama, ya tentu harus dituntaskan juga, kita lihat nanti prioritaskan seperti apa nantinya,” kata Toto saat awal menjabat Pj Walikota Bekasi. (Anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *