Transparan  News
13 Februari 2018

Proyek Pengembangan Puskesmas Terbengkalai dan Tidak Berfungsi

Soepianto Naibaho

TransparanNews, BEKASI – Proyek Pengembangan Puskesmas Menjadi RSUD Tipe D Kecamatan Bekasi Utara pada Tahun Anggaran 2017 sampai saat ini pekerjaannya tidak rampung dan terbengkalai serta tidak berfungsi.

Kuat dugaan proyek tersebut, telah terjadi persekongkolan antara pelaksana (PT Debitindo Jaya) dengan ULP Kota Bekasi serta Instansi terkait dalam hal ini Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Disperkimtan) sebagai pengguna anggaran.

Selain itu, dugaan persengkokolan itu terlihat sejak mulai lelang hingga pada saat pembuktian kualifikasi. Dimana, pada saat itu, PT Sardo Mitra Sejati (PT SMS) sebagai pemenang kedua sudah melakukan konfirmasi terkait keberadaan PT DJ. Namun konfirmasi tersebut tidak digubris Panitia (ULP). Hal itu dikatakan Jumintar, SH, pihak PT SMS.

“Mulai dari leleng sudah bermasalah, pada saat pembuktian kualifikasi juga, terjadi pengunduran waktu selama 2 hari dari jadwal yang sudah ditetapkan”, ujar Jumintar

Lanjutnya, pada saat pembuktian sampai batas akhir yang ditetapkan, hanya PT SMS yg melakukan pembuktian kualifikasi.

Sebelumnya juga, bahwa pihak ULP sudah pernah disurati salah satu LSM untuk membatalkan lelang proyek Pengembangan Puskesmas menjadi RSUD Tipe D. Tapi hal itu tidak diindahkan Panitia lelang dan tetap memenangkan PT DJ.

Padahal, secara administrasi bahwa SKT (Surat Ketrampilan) dan SKA (Surat Keterangan Ahli) PT DJ diduga hasil scanning dan perusahaan tersebut sudah pernah bermasalah hukum atas pekerjaannya di wilayah Serang Banten. (Anto)

 

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *