Transparan  News
7 November 2018

PT Gawih Jaya Diduga Lakukan PHK Sepihak Terhadap Karyawan

Anto Baho

TransparanNews, JAKARTA –
Tindakan petinggi PT Gawih Jaya untuk mengambil keputusan dinilai terlalu gegabah melakukan Pemberhentian Hak Kerja (PHK) terhadap karyawannya secara sepihak. PHK yang dilakukan kepada Romanus Sembiring menimbulkan pertanyaan, karena PHK tersebut secara sepihak dan kemudian pemberhentian dilakukan PT Gawih Jaya Cabang Padang Sidempuan.

“Jad keputusan itu diduga tidak punya kekuatan hukum. Karena seharusnya PHK terhadap karyawan maupun karyawati tentunya dilakukan Kantor Pusat yang berkedudukan di Surabaya Jawa Timur”, ujarnya kepada transparannews, Rabu, (7/11).

Romanus Sembiring juga menjelaskan, bahwa PHK yang dilakukan PT Gawih Jaya terhadap dirinya adalah tidak berperikemanusiaan dan semena-mena.

Katanya, pemberhentiannya menjadi karyawan oleh PT Gawih Jaya adalah berawal dari adanya penugasan dari Jakarta ke Padang Sidempuan. Lalu PT Gawih Jaya Jakarta Timur memberi tiket sekali jalan ke Padang Sidempuan.

“Jika hanya sekali jalan tiket diberikan, lalu pulangnya dari Padang Sidempuan pakai tiket apa, apa gaji saya sendiri saya buat untuk membeli tiket? Kalau mau jujur berikanlah tiket pulang pergi (PP). Jika tiket PP diberikan PT Gawih Jaya, pastinya saya akan pergi ke Padang Sidempuan. Janganlah mereka hanya memaksakan kehendak sendiri tanpa memikirkan kebutuhan tugas karyawan yang ditugaskan. Jangan dengan cara seperti itu dibuat untuk mem-PHK saya, karena karyawan kecil, sehingga seenaknya membuat aturan dan setiap karyawan dan karyawati yang bekerja baik itu diperusahaan apapun tetap dilindungi Undang Undang (UU), artinya karyawanpun berhak menuntut haknya sesuai aturan atau UU. Janganlah bertindak semena-mena terhadap tenaga buruh atau tenaga kerja, misalnya seperti yang tertuang dalam UU No. 13 tahun 2003 tentang ketenaga kerjaan”, ucap Romanus.

Kemudian menurutnya, pemberian pesangon terhadap karyawan yang di PHK harusnya sesuai dengan aturan. Segala sesuatunya sudah diatur semua di Ketenagakerjaan, apapun alasan PT Gawih Jaya untuk memberikan pesangon tetap akan saya tolak jika tidak sesuai dengan aturan Kementerian Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kemenakertras).

“Untuk permasalahan yang saya alami ini, saya akan melakukan Konfrensi Pers baik untuk media cetak maupun media elektrok. Saya tidak mau dipermainkan seperti itu, supaya semua pihak mengetahui apakah masalah itu menjadi keselahan saya semua”, tambah Sembiring.

Sementara itu, Atok Baroni Hidayat Kepala Suku Dinas (Kasudin) Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jakarta Timur saat dikonfirmasi menjelaskan, akan menindak tegas pihak perusahaan atau dalam hal ini PT Gawih Jaya yang melakukan PHK sepihak terhadap karyawannya.

“Kalau memang benar pengaduan karyawan, kami tetap menindak tanpa memandang siapapun. Jika seperti itu kronologis PHK yang dilakukan PT Gawih Jaya terhadap salah satu karyawannya (Romanus Sembiring) tidak dibenarkan”, ujarnya.

Hingga berita ini dimuat, redaksi belum bisa mendapatkan keterangan dari pihak perusahaan (PT Gawih Jaya). (tim-red)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *