Transparan  News
10 Juli 2018

Satlantas Polres Metro Bekasi : Peningkatan Pelayanan SIM Sesuai dengan Kebutuhan Masyarakat

Anto Baho

TransparanNews, BEKASI – Masyarakat pemohon surat izin mengemudi (SIM-red) di kabupaten bekasi terus bertambah dari waktu ke waktu. Seiring dengan itu, pihak kepolisian metro Kabupaten Bekasi terus meningkatkan mutu pelayanannya guna menjamin keamanan, kenyamanan, para pemohon SIM tersebut.

“Salah satu tugas dan fungsi Polri adalah, pelayanan. Nah, terkait dalam pelayanan terhadap masyarakat pemohon SIM di kabupaten Bekasi, kami harus terus meningkatkan mutu pelayanan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di sini. Apalagi, akhir2 ini, pemohon SIM terus bertambah,” ujar, Kepala Satuan Lalulintas (Kasatlantas-red) Polfes Metro Kabupaten Bekasi, AKBP Heru Purnomo kepada Transparannews.com, Selasa (9/7).

Menurutnya, pemohon SIM di Polres Metro Kabupaten setiap hari kerja mencapai dua ratus orang. Bahkan bisa mencapai tiga ratus orang pada hari Sabtu. Jumlah tersebut berasal dari pemohon SIM A dan SIM C yang baru maupun yang perpanjangan.

Guna ketertiban, keamanan dan kenyamanan pemohon SIM yang kian hari terus bertambah tersebut, pihaknya terus melakukan peningkatan pelayanan di tempat pembuatan SIM yang terletak di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi.

Para pemohon SIM yang datang menggunakan kendaraan roda dua telah disediakan tempat parkir yang nyaman di sisi utara satlantas. Sedangkan untuk mereka yang menggunakan kendaraan roda empat disediakan tempat parkir di sisi selatan.

“Jadi, dengan adanya penataan parkir yang tertib, lalulintas kendaraan pemohon SIM yang masuk dan yang keluar akan lancar. Tidak terjadi penumpukan kendaraan di pintu masuk kawasan satlantas ini,” tambah Heru Purnomo sambil menunjukkan lokasi parkir yang dimaksud.

Guna ketertiban di kawasan Unit Regident, Satlantas, para pemohon SIM tidak diperkenankan di dampingi ketika memasuki kawasan pembuatan SIM.

“Kita hanya memperbolehkan pemohon SIM masuk kawasan unit regident. Selain untuk menjaga ketertiban para pemohon SIM, juga untuk menghindari praktek percaloan,” tandasnya.

Di kawasan unit regident atau ruangan tempat ujian teori, pengambilan formulir, dan loket loket lainnya, pihaknya juga telah menyediakan ratusan tempat duduk. Tempat duduk tersebut disediakan untuk pemohon SIM yang menunggu giliran dipanggil.

Ruang tunggu difasilitasi pendingin ruangan. Baik yang berjenis window juga pendingin berupa kipas angin. Pemohon yang ingin menunaikan badah sholat, disediakan dua ruang sholat. Tak jauh dari tempat tersebut, ada tempat Wudhu dan kamar mandi untuk pria dan wanita.

Semua fasilitas ini kata AKBP Heru Purnomo, diperuntukkan bagi ratusan pemohon yang menunggu giliran untuk ujian teori, menunggu diphoto dan pengambilan SIM yang sudah dicetak.

Guna menghilangkan rasa bosan, pemohon SIM dapat menikmati suguhan acara televisi yang telah ditempat sesuai jarak pandang di sejumlah titik di ruang tunggu tersebut.

Bagi pemohon SIM yang gemar membaca, dapat membaca sajian surat kabar harian dan majalah nasional yang ditaruh di sejumlah titik. Bagi pemohon SIM yang senang pemandangan ruang luar, mereka juga bisa menikmati suasana kolam ikan.

Di tepi kolam ikan, juga disediakan pondok atau sejumlah saung dan ditanami berbagai jenis pepohonan di sekitarnya. Seperti pohon mangga yang sudah persiapan dipanen. Pemohon dapat menikmati suasana kolam ikan sambil rebahan dan tidur tiduran.

Bahkan, lanjut pria yang selalu berbaur dengan para pemohon SIM ini, bagi kaum wanita yang menunggu giliran ujian teori dan giliran diphoto telah disediakan tempat khusus.

Tempat khusus tersebut, dilengkapi pendingin ruangan, perpustakaan, tempat main untuk pemohon yang punya anak bayi limatahun (balita-red).

Sedangkan bagi pemohon SIM yang mengikuti proses ujian praktek, pihaknya juga telah menyediakan dan menata tempat sesuai dengan kategori SIMnya.

Khusus untuk pemohon SIM C disediakan tempatnya berdampingan dengan tempat ujian praktek kenderaan roda empat.

Untuk pemohon SIM A yang akan mengikuti ujian praktek, disediakan dua unit kendaraan roda empat. Jumlahnya bisa ditambah sesuai dengan kebutuhan para pemohon.

“Bagi mereka yang menunggu giliran ujian praktek bisa menunggu di tempat tempat yang telah disediakan. Mereka bisa duduk di saung sambil rebahan. Bagi mereka ingin duduk dekat tempat ujian praktek, kita juga sediakan tempat duduknya. Bahkan kalau mereka ingin memetik buah mangga yang kita tanam di sini, juga kita bolehkan untuk dinikmati,” jelasnya.

Lebih jauh, Heru Purnomo menjelaskan, semua itu dilakukan untuk ketertiban, keamanan, kenyamanan masyarakat pemohon SIM di satuan lalulintas Polres Metro kabupaten Bekasi. Sesuai perintah atasan seiring dengan perkembangan pemohon SIM yang terus bertambah.

“Sebagai bawahan saya harus metaati perintah atasan saya. Sebagai atasan, saya selalu berkoordinasi dengan bawahan yang ada dilingkungan kesatuan saya. Sehingga, pemohon SIM terlayani dengan baik,” pungkasnya. (Beston Purba)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *