Transparan  News
21 Juni 2018

Seru ! Paslon No 2 Ingatkan Soal Izasah Mudah Mengakses, Paslon No 1 Memastikan Akan Umroh

Saut Manullang

TransparanNews, JAKARTA – Debat Kandidat Calon Walikota dan Wakil Walikota Bekasi yang digelar secara langsung melalui salah satu stasiun televisi swasta nasional Rabu malam (20/6/2018), rupanya menyisakan perbincangan di warung-warung kopi khusunya di Kota Bekasi.
Saling sindir antar kandidat ini merupakan tema sentralnya.

Salah satunya soal isu yang sedang hangat yakni keabsahan ijasah baik cawalkot nomor urut 1, Rahmat Effendi dan cawawalkot nomor urut 2, Adhi Firdaus.

“Di bidang pendidikan juga kita akan pastikan kemajuanya. Jadi dengan mengakses melalui selular sudah ketahuan ijasah nya dan asal sekolahnya.”ungkap Cawalkot nomor urut 2, Nur Supriyanto saat memaparkan visinya seolah olah menyindir Rahmat Effendi.

Sindiran Nur Suprianto tidak dibalas oleh Rahmat Effendi yang pada debat kali ini lebih fokus pada visi dan misinya. Justru Calon wakil walikota Tri Adhianto yang membalas sindiran Nur denga menyindir soal jaminan kepastian hukum bagi jamaah umroh yang gagal berangkat.

“Jadi pentingnya jaminan dan kepastian hukum bagi masyarakat kota Bekasi. Kita manfaatkan kemajuan teknologi sebagai jalan untuk masyarakat mendapatkan kepastian hukum. Nanti tidak ada lagi jamaah umroh yang gagal berangkat dan kita berikan kepastian hukumnya. Termasuk juga kalau ada lembaga-lembaga pendidikan yang bermasalah.”sindir Tri Adhianto.

Acara debat kali ini menjadi proses tahapan Pilkada terkahir sebelum masuk masa tenang dan saat pencoblosan tanggal 27 Juni 2018.(Chris)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *