Transparan  News
8 November 2018

Warga Martubung Keluhkan Kondisi Jalan yang Berdebu dan Berlobang

Anto Baho

TransparanNews, MEDAN – Hampir setiap harinya warga sekitar Jalan Pancing Satu Martubung Medan Labuhan harus menikmati debu karena kondisi jalan yang rusak parah dan berlobang. Dan bagi masyarakat pengguna jalan terpaksa harus menggunakan masker bila melintas di daerah tersebut.

Salah satu warga, Tegas yang ditemui transparannews ditempat mengatakan, banyaknya debu akibat jalan belum pernah di aspal. Akibatnya, setiap dilintasi kendaraan, kepulan debu naik dan menyebar hingga mengganggu aktivitas warga.

“Kami warga disini sangat terganggu dengan kondisi jalan yang berdebu. Dan hal ini akan berdampak pada kesehatan khususnya warga Martubung”, ucapnya dengan rasa kesal kepada transparannews, Kamis, (8/11).

Photo : Kondisi Jalan (tanah merah) Pancing Satu Martubung,

Lain halnya dengan Awaludin (35), kesehariannya berdagang nasi tepat di jalan tersebut, harus pasrah dengan keadaan, dimana para pelanggannya enggan untuk mampir diwarung makannya, karena tidak nyaman dengan kondisi debu yang selalu menyelimuti arealnya.

“Orang yang mau beli nasi kamipun jadi takut pak karena dilihat banyaknya debu di tempat kami berjualan. Langganan kamipun lari pak karena makan yang kami jual ini pasti sudah banyak bercampur debu sehinga pengahasilan kami 70 persen turun draktis. Kami juga butuh uang pak untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan anak-anak saya butuh bayar sekolahnya pak. Mau sampai kapan kami terus begini pemerintahan apa tidak melihat dan wakil rakyat juga ada tinggal di sini ! pak Beston Sinaga, SH. MH, pak Muhamat Nasir kok mereka diam tidak bisa memperjuangkan ini (jalan), apa kerja mereka? kan mereka digaji dari uang rakyat”, ujar Awaludin penuh emosi.

Katanya, dalam waktu dekat, warga berencana melakukan demo bila pemerintah tetap membiarkan kondisi jalan seperti itu. 

“Kami masyarakat akan melakukan aksi dalam bulan ini kalau jalan ini belum juga di Aspal. Padahal, disekitar jalan Pancing Satu Martubung ini, banyak berdiri Perusahaan dan Gudang Kontainer, kok mereka tidak peduli dan tidak ada solusi yang mereka lakukan entah disiram pake air kek agar dapat mengurangi debu. Sementara truk mereka hampir setiap hari melintasi jalan raya ini dan jalanpun banyak yang berlubang karena beban muatan konteiner itu suda melebih kapisitas beban jalan dan pemilik perusahan pun tidak ada peduli. Kami tidak pernah dapat bantuan dari mereka, kalaupun ada bantuan dari mereka tidak tepat sasaran. Kami yang setiap harinya kena debu, kok malah warga yang jauh dari sekitar Jalan Pancing Satu Martubung mendapatkan bantuan”, jelasnya. (Wil)

.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *