Transparan  News
11 Februari 2019

Ketua DPD Mapancas Sumut : Pemberhentian Dewan Pengawas PDAM Sudah Sesuai Mekanisme dan Aturan

Anto Baho

TransparanNews, MEDAN – Ketua DPD Tingkat I Mapancas Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Hendra Lesmana Ardi, S.Sos mengatakan pemberhentian Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi sudah sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. Hal itu disampaikan, Jumat (8/2), terkait adanya pemberhentian Dewan Pengawas belum lama ini.

Dikatakan Hendra, pemberhentian sewaktu waktu anggota Dewan Pengawas atau anggota Komisaris diatur dalam PP No. 54 Tahun 2017 pada Pasal 46 ayat 1 dan 2. Lebih jelasnya lagi kemudian diatur dalam Permendagri No. 37 Tahun 2018 pada pasal 28 yang menyebutkan bahwa “Jabatan anggota Dewan Pengawas atau anggota Komisaris berakhir apabila meninggal dunia, masa jabatan berakhir dan atau DIBERHENTIKAN SEWAKTU WAKTU”.

“Ini artinya pemberhentian Dewan Pengawas atau anggota Komisaris sebelum masa jabatan berakhir diperbolehkan secara hukum,” jelasnya.

Selanjutnya dikatakan, tata cara pemberhentian anggota Dewan Pengawas anggota Komisaris sebelum masa jabatan berakhir, diatur pada pasal 30 yang menyebutkan bahwa, “Dalam hal jabatan anggota Dewan Pengawas atau anggota Komisaris berakhir karena diberhentikan sewaktu waktu sebagaimana dimaksud dalam pasal 28 huruf c, pemberhentian dimaksud wajib disertai alasan pemberhentian”.

Salah satu alasan pemberhentian yang diperbolehkan adalah yakni anggota Dewan Pengawas atau anggota Komisaris tidak lagi memenuhi persyaratan sebagai anggota Dewan Pengawas atau anggota Komisaris sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, karena proses pengangkatan Dewan Pengawas periode 2018 – 2021 tidak sesuai dengan mekanisme yang diatur dalam PP No. 54 Tahun 2017 tentang BUMD dimana pada Bab V Pragraf 4 Pasal 39 angka 1 dan 2 disebutkan bahwa “Poses pemilihan anggota Dewan Pengawas atau anggota Komisaris dilakukan melalui seleksi meliputi tahapan kelayakan dan kepatutan yang dilakukan oleh Tim atau Lembaga Profesional”.

“Sementara kita semua mengetahui bahwa anggota Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi periode 2018 – 2021 ditetapkan melalui penunjukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara sebelumnya tanpa melalui proses seleksi,” ungkapnya.

PP 54 Tahun 2017 ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada tanggal 27 Desember 2017 dan diundangkan Menkumham pada tanggal 28 Desember 2018 sementara Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi diangkat pada bulan Januari 2018. Selain itu, pada pasal 41 angka 2 disebutkan bahwa “Jumlah anggota Dewan Pengawas atau anggota Komisaris paling banyak sama dengan jumlah direksi”.

Direksi PDAM Tirtanadi saat ini berjumlah sebanyak 4 orang sementara jumlah Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi periode 2018 – 2021 berjumlah 5 orang bertentangan dengan PP 54 tahun 2017.

Memang pada Permendagri No. 37 Tahun 2018 di Ketentuan Peralihan Pasal 59 disebutkan bahwa periodesasi jabatan Dewan Pengawas, Komisaris dan Direksi yang telah ditetapkan sebelum berlakunya Peraturan Menteri ini tetap berlaku sampai dengan berakhirnya periodesasi masa jabatan dimaksud.

“Namun menurut kami, ketentuan peralihan ini berlaku apabila proses pengangkatan Dewan Pengawas sebelumnya telah melalui proses sesuai dengan PP No. 54 Tahun 2018 kecuali apabila Dewan Pengawas PDAM Tirtanadi ditetapkan sebelum PP No. 54 Tahun 2017 ini berlaku. Sementara kita mengetahui bahwa Dewan Penagawas PDAM Tirtanadi peridoe 2018 – 2021 ditetapkan pada akhir bulan Januari 2018 sesudah PP No. 54 Tahun 2017 berlaku,” ujarnya.

Untuk itu kata pemuda yang sering di sapa Hendra ini, mengatakan tidak baik apabila dewan pengawas atau komisaris yang sudah di berhentikan , membuat statmen atau perihal yang sifatnya tidak menerima keadaan ini… provinsi sumatera utara di bawah kepemipinan bapak EDY RAHMAYADI DAN MUSA RAJEKSHAH ,telah menjalan kan amanah PP 54 tahun 2017 ini tindakan yang sangat baik karena menghindari kebocoran kas PDAM TIRTANADI PROVINSI SUMATERA UTARA, artinya ada penghematan anggaran untuk pengeluaran badan pengawas dimana jumlah badan pengawas melebihi dari jumlah DIREKSI yang ada. (Wil)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *