Transparan  News
8 Desember 2018

Meningkatkan Pendidikan, 73 Sekolah di Lampung Utara Menerima Bantuan DAK

Anto Baho

TransparanNews, LAMPUNG UTARA – Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara terus berupaya meningkatkan sarana prasarana sekolah sebagai komponen penting dalam pendidikan, antara lain fasilitas sekolah, ruang kelas, Perpustakaan, Labotarium (LAB) hingga bangunan sekolah yang rusak.

Peningkatan itu dilakukan melalui program pemerintah pusat maupun pemerintah daerah untuk rehabilitasi gedung dan pengadaan sarana penunjang sekolah. “Meski dengan keterbatasan, namun dipastikan semua program Dinas Pendidikan Kabupaten Lampung Utara akan berjalan sesuai program pemerintah daerah,” ujar Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas), Hasanuddin kepada transparannews, belum lama ini. 

Dikatakan Kabid Dikdas ini, ditahun 2018 telah terealisasi sebanyak 73 sekolah melakukan rehab serta pengadaan sarana prasarana yang dibiayai melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) Pusat atau Blockgrand.

“Antara lain, 31 gedung SD dan 42 gedung SMP, dengan nilai anggaran berpariasi disetiap sekolah sesuai dengan kebutuhan disekolah tersebut”, ujarnya.

Hasanuddin berharap, untuk kegiatan pelaksanaan rehab yang dilaksanakan diseluruh sekolah baik SD maupun SMP agar dilaksanakan sesuai prosedur serta Juklak dan Juknis.

“Kepada seluruh Kepala Sekolah yang mendapatkan bantuan rehab atau pengadaan gedung LAB dan Perpus, laksanakan dengan baik jangan menyimpang dari RAB,” katanya.

Saat disinggung terkait maraknya berita tentang setoran atau uang fee yang dilakukan oleh Instansinya, dengan tegas Kabid Dikdas ini mengatakan tidak ada protap setoran dari pihak Sekolah ke Dinas Pendidikan dan itu bisa dibuktikan.

“Tidak ada pungutan apa lagi setoran, saya siap membuktikan dan bertanggung jawab semuanya. Kalaupun ada Kepala Sekolah yang memberikan setoran itu hanya fitnah. Bahkan Kepala Dinas pun tidak tau menahu masalah setoran atau uang fee, saya selaku KPA dalam kegiatan akan bertanggungjawab dengan proses pengerjaan pengawasan proyek tersebut”, tegas Hasanuddin.

Sementara, hasil penelusuran transparannews ke beberapa sekolah yang mendapat bantuan DAK kondisi dikerjakan.

“Alhamdulilah sekolah kami tahun ini mendapatkan bantuan rehab melalui program DAK, dalam pekerjaannya kami mengacu petunjuk Juklak-Juknis dan Dana yang kami terima tidak ada pemotongan atau setoran kepihak manapun,” ujar Sukmawati, Kepala SMP Negeri 4 Kotabumi saat ditemui transparannews.

Senada juga disampaikan Kepala SMP Negeri 1 Sungkai Utara bahwa bantuan Blockgrand disekolahnya sesuai dengan mekanisme. “Pekerjaan Blockgrend 2018 disekolah kami dikerjakan sesuai petunjuk Juklak-Juknis dan dana yang kami terima tidak ada pemotongan maupun setoran kepihak manapun,” kata Nizar Kepala SMPN 1 Sungkai.

Ditempat terpisah, Ketua Forwalu (Forum Wartawan Lampung Utara), Ikson Suud mengapresiasi sejumlah Kepala Sekolah yang mendapatkan sekaligus mengerjakan bantuan disekolahnya sesuai petunjuk Juklak-Juknis.

“Saya yakin para Kepala Sekolah mengerjakan rehab ataupun membangun pengadaan LAB dan perpustakaan sesuai aturan, selain itu terkait info ada setoran kepihak lain, kalau memang ada, nggak usah berkoar-berkoar ataupun memfitnah Dinas terkait, kalau cukup bukti silahkan laporkan ke pihak penegak hukum, tapi ingat kalau cukup bukti lho,” terangnya.

Ditambahkan Ikson, dalam membangun dunia pendidikan di Kabupaten Lampung Utara, hendaknya semua elemen saling bersinergi guna menyukseskan program Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah. (Derry)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *