Transparan  News
6 Desember 2018

Penetapan Calon Kades Lasara Sowu Diduga Tidak Sesuai Perwal

Anto Baho

TransparanNews, GUNUNGSITOLI – Beberapa tokoh masyarakat Desa Lasara Sowu menyayangkan dan kecewa atas pembentukan Panitia Pemilihan Kades yang difasilitasi oleh  Badan Permusyawaratan Desa (BPD) yang tidak berdasarkan musyawarah untuk mufakat, dimana pembentukan yang dimaksud diduga tidak sesuai Peraturan Wali Kota (Perwal) No.56 tahun 2018, hanya ditentukan  sepihak oleh BPD tanpa mempertimbangkan usul dan saran  dari Pemerintah Desa dan tokoh masyarakat yang hadir 

Menurut Faozatulo Ziliwu warga Desa Lasara Sowu, juga sebagai calon Kepala Desa Lasara Sowu, bahwa  pada proses pendaftaran bakal calon (balon) Kades Lasara Sowu ada delapan (8) orang  yang telah mendaftarkan diri, dua (2) orang  diantaranya, persyaratan administrasi tidak lengkap.

“Dan jika mengacu pada Perwal Nomor 56 Tahun 2018 tentang  pedoman teknis pemilihan Kades, 2 orang bakal calon  tersebut tidak melengkapi persyaratan dan dinyatakan gugur. Sementara 6 (enam) orang lagi yang lengkap persyaratan administrasi dilanjutkan  dengan seleksi tambahan sebagaimana diatur pada lampiran I Perwal  Nomor 56 Tahun 2018 romawi III poin 1 huruf p, terdiri dari kreteria pengalaman kerja dilembaga pemerintah, tingkat pendidikan dan usia”, ucap Faozatulo kepada wartawan, Rabu (5/12).

Lebih lanjut Faozatulo Ziliwu menjelaskan, Pemerintah Kota Gunungsitoli telah menginstruksikan kepada Camat Gunungsitoli Utara agar melakukan pembinaan kepada panitia pemilihan kades Lasara Sowu dan melakukan verifikasi serta klarifikasi berkas bakal calon kades dengan mempedomani peraturan tentang  pedoman teknis pelaksanaan pemilihan kades di kota Gunungsitoli. 

“Pada tanggal 3 Desember 2018 Camat Gunungsitoli Utara, BPD dan Panitia Pilkades telah melaksanakan pertemuan  untuk mengatur dan menskenariokan laporan tentang tindaklanjut surat Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan mengindahkan dan tanpa dilakukan  verifikasi dan klarifikasi berkas saya selaku calon kades”, ungkapnya.

Lanjutnya, Jika Camat Gunungsitoli Utara tidak menindaklanjuti sesuai petunjuk dari Pemerintah Kota Gunungsitoli, “maka saya sebagai balon Kades Lasara Sowu menduga kuat bahwa Camat Gunungsitolu Utara, BPD dan Panitia Pilkades Lasara Sowu ada persekongkolan untuk tidak menetapkan saya sebagai calon kades, bahkan Camat Gunungsitoli Utara dengan sengaja telah melindungi Panitia Pilkades Lasara Sowu sehingga mereka berani melanggar aturan peraturan Walikota (Perwal)  Gunungsitoli yang ada”, ujarnya. 

Namun, sangat disayangkan Camat Gunungsitoli Utara, ketika dihubungi melalui via seluler tidak aktif dan diluar jangkaun. (Wardi)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *