Transparan  News
17 Februari 2019

Perangi Narkoba, DPD PANNA Bermitra dengan Polres Metro Bekasi Kota

Saut Manullang

TransparanNews, BEKASI – Dewan Pengurus Daerah (DPD)  Pergerakan Anti Napza Nusantara Amartha (PANNA) Kota Bekasi pada Jumat (16/02) bertempat di kantor Polres Metro (Polresta) Bekasi Kota lakukan audensi (pertemuan) dengan Kapolres Kota Bekasi.

Dalam pertemuan ini Kapolres Kota Bekasi di wakilkan oleh Wakil Kepala Satuan (Wakasat) Narkoba Kompol Suwolo Seto, di dampingi Kepala Biro Operasi (KBO) Iptu Drihanta SH dan Kepala Unit 1 (Kanit 1) Iptu Jajuli SH.Sementara dari PANNA DPD kota Bekasi hadir Ketua DPD Fery Batara Manurung beserta Jajarannya.

Mengawali pembicaraan, Fery Batara Manurung mengucapkan terimakasih atas penerimaan kapolres atau yang mewakili atas kedatangan PANNA.

Lanjut Fery, menjelaskan tentang legalitas dan legitimasi PANNA kota Bekasi. Bahwa dalam kepengurusan DPD, unsur Penasehatnya dari Pimpinan Kota. (Walikota, DPRD dan Polresta).

Untuk saat ini Penasehatnya Walikota Bekasi bapak DR. H. Rahmat Effendy, Anggota DPRD ibu Murfati Lidianto, SE dan Poltak Sinaga.

Fery menjelaskan maksud dan tujuan adanya Yayasan PANNA ini adalah untuk memutus mata rantai, dan peredaran juga penyelamatan Anak Bangsa dari Penyalahgunaan Narkotika Psikotropika dan Zat Adiktif Lainnya (NAPZA).

Visi dan Misi ini sejalan dengan UU Narkotika dan program Nasional Indonesia dalam rangka Pemberantasan Narkoba.. ” Narkoba adalah penyakit yang bisa merusak masyarakat” tegas Fery.

Ia menambahkan bahwa untuk tercapainya kepentingan nasional Indonesia dalam pemberantasan Narkoba PANNA Kota Bekasi ingin membangun sinergi dengan seluruh instansi terkait dalam berbagai program pemberantasan Narkoba dengan melakukan penyuluhan dan sosialisasi.

Kehadiran PANNA, wakasat Narkoba yang mewakili Kapolresta Bekasi apresiasi dan menyambut gembira dengan tangan terbuka, dimana PANNA menjadi mitra Polresta Bekasi.

Wakasat menyampaikan bahwa wilayah Kota Bekasi sangat luas, dibandingkan dengan personil Satuan Narkoba dirasa masih belum mencukupi. Untuk itu masih diperlukan partisipasi dari seluruh unsur masyarakat dalam rangka sosialisasi bahaya penyalahgunaan Narkoba.

Kabar baiknya meski kota bekasi ini luas tapi tidak ditemukan satupun kampung kampung yang menjadi sentra peredaran dan penggunaan Narkoba. Selain daripada program pemberantasan Narkoba, Polresta bekasi juga memiliki program Wilayah Bebas Korupsi (WBK) dan Wilayah Bebas Bersih Melayani (WBBM).

Untuk WBK polres Bekasi di wilayah Polda Metro adalah satu satunya Polres yang mendapat penilaian WBK dari Kapolri. Untuk kedepannya polres Bekasi meningkatkan menjadi WBBM, dan terkait penilaian program ini berhubungan dengan Tunjangan Kinerja yang diberikan.

Terkait sosialisasi Bahaya Narkoba dan Miras Polres Bekasi bersedia melibatkan PANNA dalam berbagai kegiatan, termasuk dalam hal pemusnahan barang bukti Narkoba dilingkungan Polresta Bekasi.

Wakasat juga memberi masukan agar disetiap kegiatan PANNA di wilayah dikordinasikan dengan polsek-polsek dan instansi terkait setempat. Hal ini dimaksudkan agar tercipta komunikasi dan kerjasama yang proporsional sesuai dengan bagiannya masing masing. Polres juga akan membantu memperkenalkan PANNA ke seluruh polsek dikota Bekasi.

Dengan adanya Kemitraan ini diharapkan semua pihak bahwa bahaya NAPZA ditengah masyarakat sangat nyata sehingga dibutuhkan partisipasi dan sinergi dari seluruh unsur masyarakat dengan aparat terkait.

Sosialisasi dan penyuluhan serta informasi-informasi dalam rangka mencegah dan menekan penggunaan Narkoba harus terus di galakkan demi tercapainya generasi bangsa yang bebas Dari Narkoba.

Note :
Laporan kegiatan Audensi pada Kapolres data by Indahpurnamasari (W.Sekertaris)
Tulisan dirangkum oleh; Endarmoko Kabid Litbang.

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *