Transparan  News
13 Februari 2020

Sidang Praperadilan Ditunda, Pengadilan Negeri Rantauprapat Tidak Dapat Hadirkan Termohon

soepianto

TransparanNews, LABUHANBATU – Sidang pertama Praperadilan terkait Penangkapan dan penahanan 8 karyawan Game Stars yang memberi Kuasa ke Lembaga Bantuan Hukum Pilar Advokasi Rakyat Sumut ( LBH PILAR SUMUT) di gelar di Pengadilan Negri Rantauprapat akan tetapi Pengadilan Negri Rantauprapat tidak dapat menghadirkan Termohon (Red Polres Labuhanbatu), Kamis, (13/02/2020).

Dalam persidangan yang dipimpin oleh Hakim Tunggal Arie Ferdian SH, MH menyebutkan bahwa Polres Labuhanbatu sebagai Termohon sudah dipanggil secara patut menurut Undang-undang. Akan tetapi, hingga sekarang belum datang dan Kita akan panggil sekali lagi kata Arie kepada penasehat hukum Pemohon dan sidang Kita undur.

Sementara Ketua LBH PILAR SUMUT Harris Nixon Tambunan, SH sebagai kuasa hukum ke 8 karyawan Game Stars menyampaikan dipersidangan kepada Hakim yang Mulia bahwa masa sidang Praperadilan dalam waktu 7 hari dan terjadi perdebatan antara ketidak sepahaman antara Kuasa Hukum dengan Hakim Mulia terkait pengertian Waktu 7 hari sidang Praperadilan .

Harris menyebutkan, “Yang Mulia, berdasarkan KUHAP dan Buku Pedoman Mahkamah Agung perhitungan waktu 7 hari  masa sidang Praperadilan dimulai sejak hari ini dimulainya persidangan. Akan tetapi Hakim Arie menolak dan menyatakan perhitungan 7 hari masa Praperadilan dimulai sejak Pemohon dan Termohon hadir dipersidangan. 7 (Tujuh) hari masa Praperadilan dimulai sejak Pemohon dan Termohon hadir dipersidangan,” jelas Arif mempertahankan ucapanya.

Sebelumnya kuasa Hukum ke 8 karyawan Game Stars mengajukan gugatan Praperadilan terkait penangkapan serta penahanan tidak sah dimana dalam sidang pertama ini Pihak Polres Labuhanbatu sebagai Termohon tidak hadir selanjutnya ditunda pekan depan

Pada gugatan praperadilan yang ditujukan ke Polres Labuhanbatu melalui LBH PILAR SUMUT bahwa Polres Labuhanbatu telah melanggar prosedur sebagaimana diatur dalam UU No. 8 Tahun 1981 tentang KUHAP juga PERKAPOLRI No. 14 Tahun 2012 tentang managemen Penyidikan Tindak Pidana serta PERKAPOLRI No. 6 Tahun 2019 tentang Penyidikan. 

Sebelumnya Polres Labuhanbatu telah melakukan penggeledahan dan penangkapan terhadap 8 karyawan usaha Game Stars di komplek Suzuya Mall (19/1) yang dilakukan oleh Polres Labuhanbatu dengan tuduhan usaha Game stars permainan ketangkasan tembak ikan telah melakukan perjudian, akibat dari penggerebekan tersebut 8 karyawan dan 7 pemain game tembak ikan ditangkap dan dibawa ke Polres Labuhanbatu. 

Hingga berita ini terbit ke Redaksi, Polres Labuhanbatu AKBP Agus Darojat Sik, MH menyampaikan “Nanti Kita Cek”. (Samuel)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *