Transparan  News
16 Juli 2019

Ortu Siswa SSB PJSS Harapkan Dukungan Pemkot Bekasi

Saut Manullang

TransparanNews, BEKASI – Puluhan orang tua siswa sekolah sepak bola Putera Jaladhapura Soccer School (SSB-PJSS) yang bermarkas di stadion, kompleks Perumahan AU Jaladhapura, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, Kota Bekasi sangat khawatir dengan kondisi anak-anak mereka yang lolos dalam babak penyisihan turnamen Piala Menpora U14 2019 Region Bekasi tidak dapat ikuti babak lanjutan, karena kekurangan dana.

Kekhawatiran para orang tua siswa dan official SSB PJSS tersebut dikarenakan, anggaran yang minim. Terutama anggaran untuk transportasi 18 anak siswa SSB dan puluhan orang tua siswa.

Padahal, para orang tua siswa ini telah bergotong royong untuk mengumpulkan dana penginapan dan untuk dana makan minum para siswa dan para official, serta orang tua yang turut dampingi para siswa SSB yang akan bertanding di Cirebon hari rabu nanti.

“Sebenarnya, kami hanya kekurangan dana untuk transportasi saja. Kalau untuk akomodasi penginapan, makan dan minum sudah ada. Kami saling gotong royong sesama orang tua siswa. Yang penting anak anak tidak sampai gagal untuk ikut bertanding dalam babak lanjutan piala Menpora ini. Kami sangat mengharapkan bantuan dan dukungan dari pemerintah kota Bekasi,”ujar Ellen Magdalena, bendahara SSB PJSS kepada Transparannews.com, Selasa (16/7) di sela sela latihan siswa SSB PJSS di Stadion kompleks perumahan AU Jaladhapura, kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, kota Bekasi.

Menurutnya, turnamen sepak bola usia dini piala Menpora, adalah salah satu turnamen bergengsi untuk pembinaan olah raga setingkat SSB dan pencarian bibit-bibit muda yang memiliki potensi dan bakat.

Tidak semua SSB mampu lolos dalam babak penyisihan. Selain karena kemampuan siswa SSB, juga diperlukan peran orang tua siswa untuk mendukung anggaran selama turnamen berlangsung. Karena, kata Ellen, babak lanjutan setelah babak penyisihan diselenggarakan di kota Cirebon, Jawa Barat.

Kekhawatiran senada dikemukakan, Nelly Kurnia, orang tua siswa SSB PJSS dan sekaligus manager Tim kepada transparannews.com, Selasa (16/7) di sela sela latihan siswa SSB PJSS di Stadion bola kaki, kompleks perumahan AU Jaladhapura, Kelurahan Margahayu, Bekasi Timur, kota Bekasi. Dia sangat berharap, sokongan Pemerintah Kota Bekasi. Karena, hanya dua SSB dari Kota Bekasi yang lolos dalam babak penyisihan. Salah satunya, SSB PJSS.

“Selama ini kami selaku orang tua siswa, dalam mengikuti turnamen atau festival Sepak bola untuk usia dini, selalu mandiri dalam urusan anggaran. Untuk saat ini juga, kami hanya perlu bantuan dana untuk transportasi. Anggaran untuk biaya pendaftaran, penginapan dan makan serta minum, sudah terkumpul dari seluruh orang tua siswa. Kami sangat berharap peran pak Walikota  (Pemkot Bekasi) untuk membantu kami. Karena, anggaran kali ini jauh lebih besar dibanding turnamen lainnya,”ujar Nelly Kurnia berharap.

Ferry, orang tua siswa PJSS lainnya, juga sangat mendambakan uluran tangan Pemerintah Kota Bekasi, guna keberangkatan siswa SSB PJSS ke Kota Cirebon untuk mengikuti pertandingan lanjutan turnamen Piala Menpora U14 2019 Region Jabar. Juga karena, alasan senada dengan orang tua siswa lainnya. Selain hajatan piala Menpora sebagai turnamen sepak bola bergengsi untuk usia dini.

“Saya sebagai pedagang nasi kuning. Sudah berbuat semampu saya untuk mendukung anak saya, agar tetap ikut tanding ke Cirebon. Saya selalu berusaha untuk memberikan sumbangan. Memang untuk tanding besok di Cirebon ini membutuhkan dana lebih. Selain untuk biaya pendaftaran juga untuk penginapan dan makan serta minum. Kami selaku orang tua SSB PJSS, selalu kompak untuk patungan. Tapi untuk ke Cirebon ini, jauh lebih besar. Kami sudah bergotong royong semaksimal mungkin. Tapi, tetap masih kurang untuk transportasi. Kami sangat mengharapkan dukungan pak walikota,”tandas Fery penuh harap. (Beston Purba)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *