Transparan  News
6 Desember 2019

Sekolah Terbebani Membayar Gaji Guru Honorer

soepianto

TransparanNews, BEKASI – Sejumlah Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) di Kota Bekasi terbebani untuk membayar gaji para Guru Honorer setiap bulannya karena tidak tercover oleh Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat.

Akibatnya, demi menutupi gaji para pahlawan tanpa tanda jasa ini, pihak Sekolah dengan terpaksa membebankannya kepada orangtua murid dengan besaran Rp.250.000 hingga Rp.300.000,- setiap bulannya.

Seperti diungkapkan Asep, bagian Humas SMAN 19 Kota Bekasi, bahwa di SMAN 19 saat ini, jumlah Pegawai sebanyak 50 orang dan 45 orang diantaranya adalah Pegawai Honorer. Dan untuk menutupi gaji ke 45 orang Honorer tersebut, pihak Sekolah terpaksa membebani orangtua murid sebesar Rp.250.000,- setiap bulan.

“Coba abang bayangkan, dengan jumlah Guru Honorer sebanyak 45 orang dengan gaji Rp.60.000,- perjam, maka Sekolah harus membutuhkan biaya (anggaran) kurang lebih Rp.50 Juta hingga Rp.60 Juta setiap bulannya,” ujar Asep menjelaskan kepada TransparanNews.com, Kamis, (5/12).

Sementara itu, Kepala SMKN 3 Mustika Jaya Kota Bekasi, Boan menyatakan hal yang senada yang diucapkan Asep Humas SMAN 19. Hanya saja untuk SMKN 3, bahwa jumlah Honorer yang harus dicover oleh pihak Sekolah kurang lebih sebanyak 25 orang.

“Untuk SMKN 3 saat jumlah Pegawai dan Guru Honorer kurang lebih sebanyak 50 orang. Namun, setengah dari jumlah tersebut ada yang dicover Pemerintah Provinsi dan sisanya menjadi tanggungjawab Sekolah,” ungkap Boan Kepala SMKN 3 Kota Bekasi. (Anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *