Transparan  News
13 Juni 2018

KPU Bukit Tinggi Adakan Rapat Kerja Evaluasi Tahapan Pemilu 2019

Anto Baho

TransparanNews, BUKIT TINGGI – Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Bukittinggi, gelar rapat kerja dalam rangka evaluasi tahapan pemilu 2019. Raker ini dilaksanakan di Grand Rocky Hotel, Selasa (12/6).

Sekretaris KPU Bukittinggi, melalui, Kasubag Teknis Sekretariat KPU, Beni Mustika, menjelaskan dalam rapat kerja evaluasi tahaoan pemilu 2019 ini, dilaksanakan evaluasi oleh seluruh komisioner, yang diikuti panwaslu, PPK, PPS, perwakilan Polres Bukittinggi dan sejumlah tamu undangan. Evaluasi dilakukan mulai dari awal tahapan pemilu 2019, hingga bulan Juni 2018 ini.

“Evaluasi dilakukan sebagai bahan untuk melanjutkan pelaksanaan tahapan pemilu 2019 selanjutnya. Karena apa yang dilaksanakan beberapa bulan terakhir, menjadi landasan untuk melaksanakan tahapan kedepan. Sehingga apapun tahapan yang dilaksanakan dapat berjalan baik dan pemilu 2019 yang dilaksanakan serentak 17 April 2019 mendatang berlangsung sukses,” jelasnya.

Sementara itu Ketua KPU Bukittinggi, Lemmasrizal, bersama komisioner lainnya, Heldo Aura, Yasrul, Benny Azis dan Doni Syahputra, menjelaskan, raker ini menjadi rapat terakhir bagi komisioner. Pasalnya, pada bulan Juni 2018 ini, menjadi akhir masa jabatan komisioner KPU Bukittinggi periode 2013-2018. Selama melaksanakan tugas, komisioner telah melaksanakan tangung jawabnya dengan baik.

“Kami berterima kasih atas dukungan seluruh pihak untuk mensukseskan pemilu 2014 dan 2015 lalu. Alhamdulillah, pemilu di Bukittinggi berjalan lancar aman tanpa ada gugatan. Artinya apa yang dilaksanakan berjalan sukses. Ini harus dipertahankan dan ditingkatkan pada pemilu 2019 mendatang,” ungkapnya.

Lemmasrizal menambahkan, untuk pelaksanaan pemilu 2019 mendatang, para petugas di lapangan harus dapat melaksanakan tugas dengan baik, netralitas dan memiliki komitmen kuat. Kesuksesan penyelenggaraan pemilu, tak lepas dari kerjasama seluruh pihak, baik dari masyarakat sendiri, PPS, PPK dan Sekretariat serta tiga orang komisioner dibawah payung KPU Bukittinggi.

“Selaku petugas atau panitia penyelenggara pemilu, integritas harus dipertahankan. Dimana semakin dekat pelaksanaan pemilu, petugas harus benar-benar siaga dan waspada dari setiap bentuk pelanggaran pemilu. Beberapa strategi harus disiapkan penyelenggara pemilu, agar dapat bekerja secara maksimal dan profesional,” ungkapnya.

Rapat kerja ini ditutup dengan sesi diskusi dan juga buka bersama, antara komisioner KPU bersama Sekretariat dan juga para tamu undangan. (Alex)

Sumber : KBRN

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *