Transparan  News
11 Desember 2019

Muslim JB Mengapresiasi Wacana Presiden Hukum Mati Koruptor

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Menyikapi wacana yang dikumandangkan Presiden Jokowi terkait hukuman mati kepada koruptor jika dengan suatu kondisi tertentu dan ada kehendak kuat dari masyarakat, Advokat kondang Muslim Jaya Butarbutar, SH. MH sangat mengapresiasinya.

Dikatakan Ketua Bidang Hukum dan HAM DPP Kosgoro 1957 ini, bahwa Presiden Jokowi yang mewacanakan hukuman mati bagi pelaku korupsi, itu adalah pemikiran presiden atas keprihatinan mendalam maraknya pelaku korupsi yang tidak jera, sehingga sangat logis jokowi menyampaikan maksudnya.

“Untuk mengakomodir pelaku korupsi dijerat hukuman mati, tentu UU Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) harus direvisi segera dan semua itu tergantung dari kemauan legislatif. Mau atau tidak merevisi UU Tipikor,” ungkapnya kepada transparannews.com, Rabu, (12/12) di Jakarta.

Muslim JB mencontohkan, di Negara Malaysia pejabat negara yang korupsi di hukum gantung. “Kenapa kita tidak bisa melakukan?. Selama ini pejabat negara di Indonesia melakukan korupsi santai santai saja bahkan di panggil KPK melambaikan tangan. Ini sesuatu pemandangan yang miris. Memang UU tindak pidana korupsi harus direvisi dibuat aja khusus untuk pejabat negara yang melakukan korupsi dihukum mati saja,” ujar Pengacara ini geram.

Menurutnya, disamping kejahatan penyeludupan narkoba serta kejahatan seksual terhadap anak, ketiga jenis kejahatan ini harus diterapkan hukuman mati. (Anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *