Transparan  News
5 September 2019

Politisi Golkar, Muslim JB Meminta Maruarar Sirat Tidak Melakukan Akrobat Politik

soepianto

TransparanNews, JAKARTA – Adanya pernyataan Politisi PDIP Maruarar Sirait yang dilansir disalah satu media (teropongsenayan.com) mengungkapkan bahwa Presiden Jokowi tak menyetujui jika Airlangga Hartarto terpilih secara aklamasi sebagai Ketum Golkar dalam Munas Partai Golkar yang akan dilaksanakan pada akhir tahun ini, mendapat tanggapan keras dari politisi Golkar.

Dalam siaran persnya, Kamis, (5/9), Wakil Ketua Bakumham Partai Golkar, Muslim Jaya Butar-butar meminta politisi PDIP Maruarar Sirait untuk tidak melakukan akrobat politik dan cawe cawe urusan munas Partai Golkar yang akan dilaksanakan bulan Desember 2019 mendatang.

Menurutnya, pernyataan Maruarar Sirait yang menyebut Jokowi tak restui aklamasi Airlangga jika terpilih dalam Munas Partai Golkar adalah pernyataan yang bersifat mencampuri urusan Partai Golkar. “Tidak sepatutnya Maruarar Sirait berkomentar yang bukan urusannya. Partai golkar mempunyai mekanisme dalam Munas dan ada atau tidak aklamasi dalam Munas, itu adalah kewenangan pemilik suara. Sekiranya Airlangga Hartarto terpilih dalam Munas dengan aklamasi tentu itu keinginan dari pemilik suara. Dalam demokrasi itu sah dan tidak bertentangan dengan AD/ART Partai Golkar,” tegas Advokat ini.

Katanya, Demokrasi pada intinya adalah musyawarah untuk mufakat dalam memilih pemimpin. Jika pemilik suara dalam Munas menginginkan adanya aklamasi itu adalah sah. Statmen Maruarar Sirait adalah bentuk campur tangan yang secara etika, tidak perlu cawe cawe urus partai golkar.

“Sebaiknya Maruarar fokus urus partai PDIP, sekiranya bu Megawati Doekarno Putri belum memberikan kepercayaan dalam kepengurusan DPP Partai PDIP periode 2019-2024 jangan lantas berkomentar partai lain. Kecuali Maruarar Sirait mau pindah ke Partai Golkar, tentu Ketum Airlangga Hartarto akan mempertimbangkannya. Sudahlah sebaiknya Maruarar Sirait diam saja, tidak usah urus Partai Golkar dan menyampaikan informasi yang tidak benar yang menciptakan kegaduhan di Partai Golkar kayak orang kurang kerjaan saja,” tutup Muslim JB. (Anto)

Baca Juga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Name *